DetikNews
Rabu 23 Agustus 2017, 15:10 WIB

Komisi II DPR Ngaku Dapat Info dari Johannes Marliem soal e-KTP

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Komisi II DPR Ngaku Dapat Info dari Johannes Marliem soal e-KTP Wakil Ketua Komisi II DPR Lukman Edy (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Dalam rapat antara Komisi II DPR, KPU, Bawaslu, dan Kemendagri, masalah perekaman e-KTP sempat disinggung. Komisi II DPR mengatakan perekaman e-KTP yang akan digunakan untuk pemilih di Pilkada dan Pemilu mendatang terancam terhenti.

"Saya dapat informasi yang valid. Kalau pencetakan KTP, form KTP, itu bisa diselesaikan Kemendagri, kita optimis. Yang jadi masalah adalah akibat dari kisruhnya e-KTP, softwarenya hanya bisa merekam maksimal 170 juta (penduduk)," ujar Wakil Ketua Komisi II DPR Lukman Edy di gedung DPR, Senayan, Rabu (23/8/2017).

"Sehingga dikhawatirkan minggu ini hang, softwarenya tak bisa menambah rekaman baru untuk menutupi 100 persen rekaman data kependudukan," imbuh Lukman.

Lukman mengaku mendapat informasi ini dari pihak saksi e-KTP yang sudah meninggal, Johannes Marliem. Lukman pun bertanya kepada pihak Kemendagri yang hadir, yaitu Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kemendagri Suhajar Diantoro.

"Minggu ini terakhir (perekaman). Saya dengar informasi dari almarhum Johannes Marliem, dia punya staf teknis. Dia (staf Marliem) sampaikan kepada saya secara langsung," sebut Lukman.

"Nanti kita terangkan dalam rapat," balas Suhajar.
(gbr/dkp)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed