DetikNews
Selasa 22 Agustus 2017, 21:04 WIB

Suap 'Sapi-Kambing', KPK Tetapkan 1 Tersangka Lagi

Faiq Hidayat, Nur Indah Fatmawati - detikNews
Suap Sapi-Kambing, KPK Tetapkan 1 Tersangka Lagi Ketua KPK Agus Rahardjo (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - KPK menetapkan satu orang tersangka lagi terkait kasus suap dengan sandi 'sapi-kambing' di Pengadilan Negeri Jakarta selatan. Ketua KPK Agus Rahardjo menyebut tersangka yang baru ditetapkan itu adalah Direktur Utama PT Aquamarine Divindo Inspection (ADI) Yunus Nafik.

"Tadi, di konferensi pers, yang dinaikkan ke penyidikan (tersangka) dua orang (panitera pengganti Tarmizi dan advokat Akhmad Zaini). Dari hasil penggeledahan di Surabaya, malam ini, tersangka sudah tambah satu lagi, Dirut PT ADI," ucap Agus ketika dikonfirmasi, Selasa (22/8/2107).

"Inisial YN," sambung Agus.

Sementara itu, dari pantauan di gedung KPK, ada mobil yang masuk ke lobi dan membawa dua orang masuk ke gedung. Namun belum diketahui apakah yang bersangkutan merupakan Dirut PT ADI atau bukan.

Kasus ini berawal dari gugatan yang dilayangkan Eastern Jason Fabrication Service (EFJS) Pte Ltd kepada PT Aquamarine Divindo Inspection (ADI). Gugatan itu berkaitan dengan wanprestasi dan PT ADI digugat pembayaran ganti rugi senilai USD 7,6 juta dan SGD 131 ribu.

Pengacara PT ADI, Akhmad Zaini, pun bermain mata dengan panitera pengganti PN Jaksel Tarmizi agar gugatan itu ditolak. Agar tak terdeteksi KPK, mereka berkomunikasi dengan sandi 'sapi' untuk uang ratusan juta rupiah dan 'kambing' untuk uang puluhan juta rupiah.

Tarmizi pun menerima suap Rp 425 juta agar dapat mengurus perkara itu. Keduanya lalu ditangkap KPK pada Senin (21/8). Tarmizi dan Akhmad lalu ditetapkan sebagai tersangka.
(dhn/dhn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed