Tak terkecuali sore ini, Selasa (22/8/2027), antrean mobil memanjang terjadi di Jalan HR Rasuna Said arah Mampang. Hampir dua jam berlalu, kendaraan roda empat hanya bisa melaju sekitar 1 kilometer.
Kemacetan di Kuningan (Elza Astari/detikcom) |
Bukan hanya mobil pribadi yang harus terkena imbasnya. Bus-bus TransJ pun berderetan ikut terkena macet meski berada di jalur khusus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar 30 menit berlalu, ambulans akhirnya pindah lajur. Mobil ini berusaha menembus lajur tengah meski sulit. Sirene tak berhenti meraung-raung. Mobil-mobil berusaha memberi jalan sebisa mungkin.
Ambulans terjebak macet di Kuningan. (Elza Astari/detikcom) |
"Mobil biru harap agak minggir," terdengar peringatan melalui pengeras suara dari ambulans.
Kondisi kemacetan parah ini pun menyebabkan penumpang kehilangan rasa sabar. Tampak sejumlah orang yang menumpangi taksi konvensional dan taksi online turun, lalu berjalan kaki.
"Nyerah saya. Mending jalan kaki saja sampai depan, nanti sambung lagi," ujar salah seorang warga yang memilih turun dari mobil tumpangannya, Trisno.
Kemacetan di Kuningan (Elza Astari/detikcom) |
Bila penumpang taksi bisa turun dengan bebas, tidak demikian dengan mereka yang menaiki Bus TransJ. Mereka harus lebih bersabar karena pintu bus tak bisa dibuka jika tidak berada di halte.
Namun macet 'horor' sedikit-banyak menguntungkan para pedagang di jalan. Penjaja minuman dan makanan ringan hilir mudik bergantian melayani pengendara yang kelelahan karena menunggu macet.
"Iya, laris, nih," kata salah satu pedagang. (elz/dhn)












































Kemacetan di Kuningan (Elza Astari/detikcom)
Ambulans terjebak macet di Kuningan. (Elza Astari/detikcom)
Kemacetan di Kuningan (Elza Astari/detikcom)