DetikNews
Selasa 22 Agustus 2017, 12:51 WIB

Soal Insiden Bendera RI Terbalik, Polri: Sikapi dengan Bijak

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Soal Insiden Bendera RI Terbalik, Polri: Sikapi dengan Bijak Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto (Faieq/detikcom)
Jakarta - Polri mengimbau masyarakat bersikap bijak soal insiden bendera Indonesia yang terbalik di buku panduan resmi SEA Games 2017. Kejadian itu pun diminta tidak dibesar-besarkan seperti yang telah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Nggak usah terlalu dibesar-besarkan. Intinya, kita menyikapi itu dengan bijak, jangan terlalu dibesar-besarkan karena ini kan sudah pemerintah dengan pemerintah ya. Bapak Presiden sendiri juga sudah menyatakan tidak usah dibesar-besarkan," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jaksel, Selasa (22/8/2017).


Setyo juga meminta masyarakat tidak terlalu meributkan kejadian tersebut, apalagi sampai meretas situs-situs asal Malaysia. Sebab, pemerintah Malaysia sudah resmi meminta maaf kepada Indonesia terkait dengan kejadian tersebut.

"Kita mengimbau ini, kita kan antar-negara tetangga, tidak mungkin kita, kalau kita ada masalah kan malah nggak bagus ya. Kita berharap bisa disikapi dengan bijak, bisa berpikir lebih arif lagi menghadapi ini. Karena pemerintah sana kan juga sudah minta maaf sama Indonesia," imbuhnya.

Terkait adanya hacker yang meretas situs-situs asal Malaysia, Setyo mengatakan pihaknya masih melihat perkembangan yang terjadi. Dia kembali mengingatkan, sebagai bangsa yang besar, masyarakat diimbau untuk menyikapinya secara arif juga.


"Nanti kita lihat. Kita kan ada pendekatan lunak dan pendekatan keras. Kalau pendekatan lunak itu kita mengimbau, kita imbaulah melalui jalur-jalur kita dari cyber-cyber kita, akan melakukan penetrasi dan imbauan-imbauan. Kita sikapi dengan arif dan bijaksana. Sebagai bangsa besar kita menyikapi ini dengan bijaksana," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, situs beralamatkan kualalumpurmalaysia.com diretas. Berdasarkan data di situs who.is, laman tersebut teregister atas nama Azizi Ali, yang beralamat di Petaling Jaya, Malaysia.

Sang peretas mengaku bernama KidsZonk. Mereka mengalihkan situs tersebut menjadi beahappymillionaire.com.

Sang peretas pun mengubah tampilan situs tersebut. Latar belakangnya dibuat berwarna hitam dengan sejumlah tulisan berwarna merah-putih. Ditampilkan pula foto buku panduan SEA Games 2017 dan surat kabar Malaysia yang terdapat gambar bendera Indonesia terbalik.

Di bagian bawah foto tersebut, si hacker menuliskan pesan, "Bendera Negaraku Bukanlah Mainan". Selain itu, disisipkan lagu latar belakang berjudul 'Indonesia Pusaka'.
(knv/dhn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed