DetikNews
Senin 21 Agustus 2017, 22:21 WIB

KPK OTT Panitera PN Jaksel, Gerindra: Harus Ada Pengawasan SDM

Hary Lukita Wardani - detikNews
KPK OTT Panitera PN Jaksel, Gerindra: Harus Ada Pengawasan SDM Foto: Dok. Pribadi Dasco
Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengaku prihatin atas kejadian operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap panitera pengganti di PN Jaksel. Ia meminta pengawasan bagi pegawai pengadilan ditingkatkan.

"Panitera-panitera ini memang musti kita minta bukan cuma masalah hakim kan ini. Ini soal SDM juga supaya lebih diawasi sama ditingkatkan supaya mereka nggak begini lagi. Karena godaan uang besar memang begitu," ujar Dasco saat dihubungi detikcom, Senin (21/8/2017).

Dasco mengatakan sebenarnya sistem pengadilan sudah ada perbaikan. Misalkan sulitnya akses bertemu dengan hakim, hanya saja masih ada oknum yang 'bandel'.

"Sebenarnya kalau di pengadilan-pengadilan itu sudah ada perbaikan sistemnya. Kalau mau ketemu hakim saja susah, nah ini kan karena berhubungan dengan manusia. Selain prihatin kita juga berharap kejadian seperti ini bisa diminimalisir bahkan berkurang," kata Dasco.

OTT ini juga menjadi bukti bahwa dengan adanya pansus angket KPK di DPR kinerjanya tidak terpengaruh. Ia menilai KPK sudah menjalankan kerjanya sesuai dengan tugasnya.

"Jadi artinya sekarang KPK bekerja sebagaimana yang seharusnya. Jadi tidak terpengaruh terhadap ya apapun itu pokoknya dia menjalankan tugasnya saja," ucap Dasco.

Sebelumnya diberitakan, KPK melakukan OTT terhadap seorang panitera pengganti berinisial T. Ia diamankan sekitar pukul 13.00 WIB. Selain itu, ada dua advokat serta seorang office boy (OB) yang diamankan.

Setelah melakukan penangkapan, petugas KPK menyegel lemari kerja, mobil B-160-TMZ milik T, serta meja kerja. Mobil T masih terparkir di halaman PN Jaksel dengan dilingkari garis KPK.
(lkw/nkn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed