DetikNews
Senin 21 Agustus 2017, 20:39 WIB

Bamsoet Desak Pansus Angket Sita Rekaman Utuh Miryam

Andhika Prasetia - detikNews
Bamsoet Desak Pansus Angket Sita Rekaman Utuh Miryam Foto: Bambang Soesatyo (Andhika Prasetia/detikcom)
FOKUS BERITA: DPR vs KPK
Jakarta - Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta Pansus Angket KPK menggunakan haknya untuk menyita rekaman utuh Miryam S Haryani. Bamsoet menilai ada kemungkinan rekaman Miryam yang diputar di persidangan adalah hasil editan.

"Menarik apa yang disampaikan oleh mantan hakim (Syarifuddin Umar). Jadi tidak salah kalau apa yang dipersoalkan soal rekaman yang kemarin diputar dalam kasus Miryam itu dituding dipotong-potong dan ada dugaan diedit," ujar Bamsoet di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/8/2017).

"Untuk itu saya meminta saudara pimpinan Pansus untuk segera menggunakan hak dan kewenangannya meminta hak sita kepada pengadilan meminta rekaman tersebut secara utuh," imbuh Bamsoet, yang juga anggota Pansus Angket KPK.

Bamsoet meminta Pansus segera menyurati pengadilan untuk mendapatkan rekaman utuh Miryam.

"Manakala itu tidak diberikan secara utuh makanya Pansus harus menguber mengapa itu tidak utuh. Jadi pertama dengan menyurati pengadilan untuk meminta rekaman tersebut," tutur Bamsoet.

Setelah didapatkan rekaman utuh, Bamsoet menyarankan rekaman diperiksa oleh tim laboratorium forensik Polri.

"Lalu meminta Polri untuk diperiksa di laboratorium forensik soal keaslian dan keutuhan rekaman tersebut. Setelah itu baru kita pikirkan langkah-langkah hukum selanjutnya," jelas politikus Golkar ini.

Dalam rekaman pemeriksaan Miryam yang diputar di persidangan di Pengadilan Tipikor, Senin (14/8), Miryam sempat menyebut temannya di Komisi III DPR bertemu dengan 7 orang penyidik dan pegawai KPK. Miryam kemudian menuliskannya di secarik kertas dan disodorkan kepada Novel.

Dalam percakapan itu Miryam sempat bercerita pernah diminta uang Rp 2 miliar yang diduga terkait pengamanan kasus e-KTP. Diketahui jabatan Direktur Penyidikan KPK kini dijabat oleh Aris Budiman. Aris sudah membantah adanya pertemuan dengan anggota Komisi III.
(dkp/nvl)
FOKUS BERITA: DPR vs KPK
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed