Buat Al-Aqsa Lebih Baik, Menlu: Ini Mandat Politik Luar Negeri Kita

Buat Al-Aqsa Lebih Baik, Menlu: Ini Mandat Politik Luar Negeri Kita

Dewi Irmasari - detikNews
Senin, 21 Agu 2017 15:51 WIB
Buat Al-Aqsa Lebih Baik, Menlu: Ini Mandat Politik Luar Negeri Kita
Menlu Retno Marsudi di acara HUT RI dan HUT Kemlu ke-72 yang digelar di halaman kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat (Foto: Dewi Irmasari/detikcom)
Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menyebut Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang menjadikan situasi di kompleks Al-Aqsa menjadi lebih baik saat terjadi pergolakan soal pembatasan hak beribadah. Retno menyebut pembatasan ibadah di kompleks Al-Aqsa menjadi hal yang tidak dapat diterima Indonesia.

"Maka Indonesia merupakan salah satu negara pertama untuk menjadikan situasi di Kompleks Al-Aqsa menjadi lebih baik. Pembatasan ibadah di Kompleks Al-Aqsa merupakan hal tidak dapat kita terima," kata Retno, Senin (21/8/2017).

Hal tersebut disampaikan Retno dalam sambutannya pada rangkaian acara HUT RI dan HUT Kemlu ke-72 yang digelar di halaman kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Retno menyebut, atas usulan Indonesia, Al-Aqsa bisa dibahas dalam pertemuan Terbuka Luar Biasa Komite Eksekutif Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Atas usulan Indonesia juga, menteri luar negeri di ASEAN ikut mengeluarkan pernyataan mengenai masalah Al-Aqsa.

"Dan atas usulan Indonesia, pertemuan para menteri luar negeri di ASEAN juga mengeluarkan standalone statement mengenai masalah Al-Aqsa," ujar Retno.

Dia berharap Indonesia terus membawa diplomasi untuk perdamaian dunia. Menurutnya, hal tersebut adalah mandat politik luar negeri Indonesia.

"Ke depan, masalah diplomasi untuk perdamaian dunia akan terus kita bawa. Karena ini merupakan mandat dari politik luar negeri kita," tutur Retno. (irm/jbr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads