"Maka Indonesia merupakan salah satu negara pertama untuk menjadikan situasi di Kompleks Al-Aqsa menjadi lebih baik. Pembatasan ibadah di Kompleks Al-Aqsa merupakan hal tidak dapat kita terima," kata Retno, Senin (21/8/2017).
Hal tersebut disampaikan Retno dalam sambutannya pada rangkaian acara HUT RI dan HUT Kemlu ke-72 yang digelar di halaman kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan atas usulan Indonesia, pertemuan para menteri luar negeri di ASEAN juga mengeluarkan standalone statement mengenai masalah Al-Aqsa," ujar Retno.
Dia berharap Indonesia terus membawa diplomasi untuk perdamaian dunia. Menurutnya, hal tersebut adalah mandat politik luar negeri Indonesia.
"Ke depan, masalah diplomasi untuk perdamaian dunia akan terus kita bawa. Karena ini merupakan mandat dari politik luar negeri kita," tutur Retno. (irm/jbr)











































