DetikNews
Senin 21 Agustus 2017, 06:45 WIB

Bendera RI Terbalik, Menpora: Harus Diselesaikan Secara Diplomatik

Ray Jordan - detikNews
Bendera RI Terbalik, Menpora: Harus Diselesaikan Secara Diplomatik Foto: Edgar Su/REUTERS
Jakarta - Pemerintah Malaysia telah meminta maaf kepada Indonesia atas insiden terbaliknya gambar bendera Indonesia di buku panduan resmi Sea Games 2017. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menegaskan, tak cukup hanya minta maaf dari Malaysia, persoalan itu juga harus diselesaikan secara diplomatik.

Imam mengapresiasi niat baik Menteri Pemuda dan Olah Raga Malaysia Khairy Jamaluddin yang langsung menemuinya sebagai perwakilan pemerintah Indonesia dan melakukan permintaan maaf. Namun, persoalan ini kadung menyulut perhatian besar masyarakat Indonesia.



"Dalam pertemuan itu saya sampaikan bahwa ini sudah menjadi soal antara negara yang sensitif dan melibatkan masyarakat Indonesia yang luar biasa besar ini . Maka itu, tentu ini harus diselesaikan secara diplomatik," kata Imam saat berbincang dengan detikcom, Minggu (20/8/2017).
Bendera RI Terbalik, Menpora: Harus Diselesaikan Secara DiplomatikFoto: Dok. Kemenpora.

Imam juga mengatakan pemerintah Indonesia tidak serta merta menerima begitu saja permintaan maaf dari Malaysia. Dia harus melaporkan apa yang disampaikan pemerintah Malaysia itu kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Karena tentu saya harus melapor kepada Pak Presiden, karena sudah jadi isu yang cukup sensitif dan menyangkut martabat sebuah bangsa. Saya juga terima surat permohonan maaf itu, dan saya sudah memberi tahu bahwa rakyat Indonesia sangat marah, sangat tersinggung," katanya.

Imam juga mengatakan seharusnya persoalan ini tidak terjadi di dalam sebuah perhelatan akbar antara negara ASEAN. Apalagi, tujuan kegiatan ini adalah untuk membangun kekuatan persaudaraan antar bangsa ASEAN.

"Sehingga kita juga meminta pemerintah Malaysia mengusut tuntas apa di balik ini semua, apakah ada faktor kesengajaan atau tidak," katanya.

Insiden gambar bendera Indonesia yang terbalik itu tercetak di buku suvenir pembukaan SEA Games ke-29 yang dibagikan pada Sabtu (19/8). Atas peristiwa itu, pemerintah Malaysia menyampaikan permintaan maaf resmi melalui Menlu Malaysia Dato Sri Anifah Haji Aman.

"Atas nama Pemerintahan Malaysia, Kementerian Luar Negeri Malaysia mengungkapkan penyesalan atas kesalahan yang tidak sengaja yang dibuat oleh panitia penyelenggara Malaysia terkait salah cetak bendera Indonesia," demikian pernyataan dari Menlu Malaysia, Minggu (20/8).


(jor/dha)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed