DetikNews
Minggu 20 Agustus 2017, 23:53 WIB

Pilkada Papua, Lukas Enembe Klaim akan Melawan Kotak Kosong

Wilpret Siagian - detikNews
Pilkada Papua, Lukas Enembe Klaim akan Melawan Kotak Kosong Foto: Wilpret Siagian/detikcom
Jayapura - Gubernur Papua, Lukas Enembe mengkalaim kalau dirinya akan maju menjadi Calon Gubernur Papua pada Pilkada 2018 dengan diusung 10 Partai Politik.

"Saya berpasangan dengan Klemen Tinal sudah mengantongi rekomendasi dalam bentuk B1 KWK untuk maju sebagai pasangan pada Pilgub 2018 mendatang," kata Lukas usai Sidang Paripurna DPR Papua, Jumat (18/8/2017) malam.

Lukas mengatakan, dirinya berani berbicara masalah dukungan parpol itu karena telah memiliki rekomendasi B1 KWK dari 10 parpol. "Saya berani berbicara karena sudah memiliki rekomendasi B1 KWK," katanya.

Dengan dukungan kurang lebih 48 kursi DPR Papua, atau 90 persen jumlah suara di parlemen, Lukas Enembe tak menepis jika nantinya akan melawan kotak kosong pada Pilgub Papua mendatang.

"Lebih bagus kita dengan kotak kosong, kalau sampai perlawanan, banyak orang Papua yang akan mati, ini yang penting dan utama," tegasnya.

Hanya saja, hal tersebut belum pasti, sebab masih ada peluang dari calon lainnya untuk bertanding pada Pilgub Papua 2018 mendatang, baik melalui dukungan parpol maupun jalur independen.

"Hanya PDIP yang belum. Kita bersaudara di Jayawijaya yang klaim dia punya. Jadi kita tidak mau ganggu, silakan dia urus sampai dia berhasil atau tidak kita ikuti saja," jelasnya.

Ia juga mengaku, secara prosedur untuk mendapat dukungan PDIP, telah dilakukannya. Yang pasti, Ia tetap membuka tangan jika PDIP ingin bergabung untuk membangun Papua.

"Nanti kita lihat PDIP kalau bergabung untuk bangun Papua, silakan bergabung. Tapi kita menghargai Wempi, dia juga berjuang, jadi silakan kalau dia berjuangpun masih gantung, karena persentase suaranya 8-9 saja," jelasnya.

Masalah dukungan 10 parpol itu juga disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR Papua, Carolus K Bolly saat penyampaian pendapat akhir Gubernur pada Sidang Penutupan APBD Perubahan tahun 2017.

"Lewat mimbar yang terhormat ini, izinkan kami Fraksi Partai Demokrat sebagai perpanjangan tangan dari DPD Partai Demokrat Provinsi Papua mengucapkan terima kasih kepada Partai PAN, PKPI, Nasdem, Golkar, Hanura, PKS, PKB, PPP dan Gerindra yang telah memberikan dukungan lewat rekomendasinya kepada Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua untuk mencalonkan sebagai calon Gubernur Papua pada periode 2018–2023," kata Carolus K Bolly.
(jor/jor)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed