DetikNews
Minggu 20 Agustus 2017, 18:54 WIB

WN Korsel Tabrak Mati Pemotor, Ini Aturan Bikin SIM Buat WNA

Mei Amelia R - detikNews
WN Korsel Tabrak Mati Pemotor, Ini Aturan Bikin SIM Buat WNA Foto: Dok. Polres Jaksel
Jakarta - Seorang Warga Negara Korea Selatan (WN Korsel), Seong Hoon Seok (28), menabrak pengendara motor, Dadang S (48) hingga tewas. Polisi menyebut, Seok memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi).

Kepala Seksi Satuan Penyelenggara Administrasi SIM Daan Mogot, Kompol Fahri, mengatakan, seorang WNA diperbolehkan mengemudikan kendaraan sepanjang WNA tersebut memiliki SIM luar negeri yang berlaku di Indonesia yang diatur dalam Konvensi Wina Tahun 1969.

"Untuk WNA berkebangsaan Korea, apabila mengemudi kendaraan bermotor di Indonesia harus menggunakan SIM internasional dari negaranya," ujar Fahri kepada detikcom, Minggu (19/8/2017).

Baca juga: Mobil WN Korsel Tabrak Pemotor di Pancoran, 1 Tewas

Ia menambahkan, seorang WNA yang menetap di Indonesia bisa mengantongi SIM yang berlaku di Indonesia dengan mengikuti persyaratan yang telah ditentukan. "Persyaratannya paspor dan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) atau Kartu izin tinggal Sementara (KITAS), disesuaikan pengajuan perizinnannya ke Indonesia. Nanti keluarnya SIM kita," tambah Fahri.

Sementara Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, WNA boleh mengemudikan kendaraan selama memiliki SIM. "Sepanjang memiliki SIM boleh (WNA mengemudi). SIM dia ada," ujar Budiyanto.

Seperti diberitakan sebelumnya, Seok yang mengemudikan mobil Honda Jazz bernopol B 1659 JZ menabrak motor di Jalan Warung Jati Barat, tepatnya di dekat RS JMC Pancoran, Jaksel pada Jumat (18/8) sekitar pukul 23.45 WIB. Mobil Jazz yang melaju dari arah selatan ke utara, menabrak motor yang ada di depannya di jalan searah.

"Karena kurang hati-hati, (mobil) menabrak motor Honda Blade bernopol B 3347 SJW yang ada di depannya dan berjalan searah, sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas di jalan raya," lanjut Budiyanto.

Dalam peristiwa tersebut, pengemudi motor bernama Dadang, warga Jalan Duri Bangkit RT 07.08 Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakbar, tewas di tempat. Sementara pembonceng, Titin mengalami luka-luka cukup parah.

"Titin mengalami luka pada bagian pelipis, dahi, pangkal paha kanan, siku dan pergelangan tangan kiri. Kondisinya sadar dan dirawat di RS JMC," sambungnya.

Akibat kejadian itu, mobil Honda Jazz mengalami kerusakan pada bagian bumper depan dan kaca depan retak. Sedangkan motor Honda Blade mengalami kerusakan body hancur.


(mei/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed