Kapolri: Kami Bangga dengan Polisi Wanita

Kapolri: Kami Bangga dengan Polisi Wanita

Mei Amelia R - detikNews
Minggu, 20 Agu 2017 14:45 WIB
Kapolri: Kami Bangga dengan Polisi Wanita
Kapolri di Polda Metro Jaya / Foto: Mei Amelia/detikcom
Jakarta - Di institusi Polri, Polwan selama ini kurang terdengar kiprahnya karena kesempatannya lebih sedikit dibanding dengan Polisi laki-laki. Padahal, banyak Polwan yang memiliki kemampuan sama dengan Polki dan bisa diandalkan.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian membuka peluang kepada Polwan untuk mengembangkan karirnya. Mantan Asrena Polri ini menyebut, Polwan memiliki kesempatan yang sama dengan Polki.

"Kalau alasan bukan (Polwan) dari Akpol, sekarang sudah ada Polwan yang Akpol. Sebetulnya non-Akpol banyak juga yang memiliki kemampuan," ujar Tito saat membuka olahraga bersama dalam menyambut HUT Polwan dan HUT Bhayangkari di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (19/8/2017).

Salah satunya, Polri mempercayakan pengibaran bendera merah-putih saat 17 Agustus 2017 di Puncak Cartensz, Papua, kepada Polwan di bawah Ibu Asuh Polwan (Aspolwan) yang juga Istri Kapolri Tri Suswati Karnavian. Bahkan dalam kesempatan itu, Tri juga ikut mengantar para Polwan untuk mendaki Puncak Cartensz (Cartensz Pyramid).

"Kemarin kita tes. Yang punya ide istri saya. Karena istri saya hobinya lari dan juga diving, istri saya sudah terlatih juga seperti Polwan. (Tapi) Polwan pasti lebih kuat, masih banyak yang kuat," ucapnya.

Tito mengatakan, 24 Polwan yang terpilih sebagai tim ekspedisi di Puncak Cartenzs ini membuktikan kemampuan dan ketangguhannya, bahwa Polwan pun tidak kalah dengan Polki.

"Kenapa tidak kita (mendaki) jauh-jauh. Kita buktikan kemampuan (Polwan) aja di situ. Mendaftar semua dan kemudian 24 orang (Polwan) terpilih. Berangkat ke sana, kita lepas kemarin. Alhamdulillah sudah selesai semua berhasil semua naik ke puncak Cartenzs yang berat itu. Saya sendiri enggak sanggup. Dan sudah tutrun semua Alhamdulillah dalam keadaan selamat semua," papar Tito.

Cartensz menjadi salah satu lokasi yang dijadikan pengibaran bendera RI karena selain memiliki keindahan, Cartensz juga termasuk salah satu dari seven summits (7 puncak gunung tertinggi) di dunia. Cartensz merupakan salah satu puncak tertinggi di Pegunungan Jayawijaya.

Tapi bukan soal Cartenzs-nya yang menjadi hal penting bagi Tito. "Nilai pentingnya bukan soal Cartenzs-nya, bukan soal jalan-jalannya. Nilai pentingnya, yang paling penting terutama di Hari Kemerdekaan mereka menancapkan bendera merah putih dan Tribrata," katanya.

Dan lebih penting lagi, Polwan-Polwan tersebut sudah membanggakan. Mereka menunjukkan kualitasnya setara dengan Polki.

"Yang paling utama adalah membuktikan 24 orang ini perwakilan dari 20 persen. Jadi lebih kurang hampir 70 sampai 100 ribu anggota Polwan, membuktikan Polwan secara fisik tidak kalah dengan Polki. Kalau tidak kalah secara fisik, maka Polwan harus bisa ditempatkan di mana saja," sambungnya.

Polwan dididik dalam melatih fisiknya. Maka dari itu, Polwan pun punya kesempatan yang sama dengan Polki di antaranya seperti berhadapan dengan pelaku kejahatan.

Tito kemudian menyinggung atraksi beladiri Polwan yang sempat dipertontonkan dalam acara tersebut. "Atraksi tadi ini paling spektakuler, satu megang leher dan satu banting leher. Kalau satu orang Tim Jaguar Polres Depok (Polwan) yang kecil tadi memang jagoan. Sekali lagi kita bangga dengan Polwan," tuturnya.

(mei/imk)


Berita Terkait