Untuk menciptakan persaingan yang sehat di institusinya, Tito juga berkomitmen untuk memberikan reward and punishment untuk memacu agar anggota lebih berprestasi dan meminimalisir pelanggaran. Mantan Kadensus 88 Polri ini juga ingin memberikan kesempatan yang sama kepada Polwan.
Menurut Tito, Polwan juga tidak kalah hebatnya dengan Polisi laki-laki (Polki). Mantan Asrena Polri ini bahkan menyebut Polwan lebih tahan godaan akan KKN ketimbang Polki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tito menyampaikan itu dalam sambutannya di acara jalan pagi Ibu Kapolri bersama Polwan dalam rangka menyambut HUT Polwan dan HUT Bhayangkari di Mapolda Metro Jaya.
Tito memberi contoh Wakil Ketua Kpmisioner AFP adalah seorang Polwan dan Kepala Antiteror Inggris juga seorang Polwan. Tito kadang prihatin ketika kunjungan ke daerah, melihat Polwan yang hanya bertugas mengurus konsumsi saja.
Seharusnya, Polwan juga diberi kesempatan yang sama dengan Polki. Polwan, kata Tito, juga punya kemampuan yang sama dengan Polki.
"Padahal mereka dididik untuk tadi, nangkap maling. Di jabatan-jabatan operasional, dilatih, dididik apalagi di Akpol. Sayang sekali mereka hanya untuk mengantar minum dan makanan," ungkapnya.
(mei/imk)











































