Bandar Narkoba yang Ditembak Mati di Sumut Jaringan RI-Malaysia

Bandar Narkoba yang Ditembak Mati di Sumut Jaringan RI-Malaysia

Jefris Santama - detikNews
Sabtu, 19 Agu 2017 14:50 WIB
Bandar Narkoba yang Ditembak Mati di Sumut Jaringan RI-Malaysia
Press release soal penyelundupan sabu ke Sumut. (Jefris Santama/detikcom)
Medan - Musli Adi, bandar narkoba yang ditembak mati polisi di Sumatera Utara (Sumut), masuk jaringan Indonesia-Malaysia. Selain Musli, dua orang lainnya yang ditangkap adalah Yossi Andrian dan Baktiar.

"Info diperoleh akan dikirim narkoba dari Aceh dengan tujuan Palembang. Sabu asal Malaysia," kata Wakapolda Sumut Brigjen Agus Andrianto di RS Bhayangkara, Medan, Sabtu (19/8/2017).

Agus mengatakan penangkapan dilakukan pada Kamis (17/8) malam di Besitang, Kabupaten Langkat. Setelah petugas mendapat informasi adanya pengiriman sabu, petugas kemudian menuju lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

(Baca juga: Melawan Saat Ditangkap, Bandar Narkoba di Sumut Ditembak Mati)

"Kemudian dihadang kendaraan mobil Land Cruiser. Ditangkap 3 pelaku dan ditemukan 1 kilogram sabu, 6 unit HP, dan ringgit Malaysia. Saat pengembangan, satu pelaku berusaha merebut senjata petugas dan ditindak tegas," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Hendri Marpaung mengatakan sabu tersebut dikemas rapi dengan bungkusan teh dari Malaysia.

Yossi dan Baktiar yang ditangkap karena menyelundupkan sabuYossi dan Baktiar yang ditangkap karena menyelundupkan sabu (Jefris Santama/detikcom)

"Ini jaringan antar-negara. Barang (sabu) dari Malaysia dan dia berhubungan langsung ke sana. Sabu masuk melalui laut, sampai di Aceh dan mau distribusi ke Sumsel," ujarnya.

"Ini pelaku menggunakan mobil bagus untuk menyamarkan, tapi nggak bisa. (Kasus) masih dikembangkan," tutur Hendri. (dkp/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads