Acara digelar di gedung Kemendikbud, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (19/8/2017). Mereka mendapat penghargaan berupa sertifikat dan hadiah lainnya.
Dalam sambutannya, Mendikbud Muhadjir Effendy mengucapkan terima kasih serta selamat kepada peserta dan pemenang. Bagi Muhadjir, orang yang menjadi peserta adalah guru terbaik karena telah mengalami proses pemilihan sejak 14 sampai 16 Agustus 2017.
Ini 108 guru dan tenaga kependidikan berprestasi yang mendapat penghargaan. (Arief/detikcom) |
"Kesimpulan saya, semua jadi pemenang. Pesan saya, manfaatkanlah pengalaman ini untuk disebarkan kepada sejawat. Kalian adalah guru yang terpilih di antara yang terpilih," ujar Muhadjir di hadapan peserta.
Muhadjir berpesan guru-guru harus mengajarkan penguatan karakter kepada murid-muridnya. Dengan begitu, akan lahir generasi yang 'tahan banting' untuk kemajuan Indonesia.
Mendikbud memberi penghargaan kepada 108 guru dan tenaga kependidikan berprestasi (Arief/detikcom) |
"Dengan itu, kita harap generasi yang lahir dari tangan kita nanti akan jauh lebih 'tahan banting', nasionalis, dan lebih kuat dalam daya tahan dalam menjaga, memelihara, dan membangun hubungan negara Indonesia ini," ucap eks Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini.
Muhadjir memberikan sertifikat dan penghargaan kepada para pemenang. Sementara itu, untuk juara umum berasal dari Provinsi Jawa Tengah. (aik/dkp)












































Ini 108 guru dan tenaga kependidikan berprestasi yang mendapat penghargaan. (Arief/detikcom)
Mendikbud memberi penghargaan kepada 108 guru dan tenaga kependidikan berprestasi (Arief/detikcom)