"Upaya penurunan dan penyelamatan hari ini tidak berhasil, yang bersangkutan menolak untuk diturunkan," kata Abdul di Jl Yos Sudarso, Plumpang, Jakarta Utara, Jumat (18/8/2017).
Abdul menjelaskan dihentikannya operasi penyelamatan karena sudah hari sudah malam, sehingga akan menyulitkan petugas untuk melakukan evakuasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Empat unit branwir dikerahkan dalam proses evakuasi ini. Satu unit mobil bronto skylift bahkan ikut didatangkan.
Agustinus telah memanjat menara SUTET sejak Senin (14/8). Selama lima hari, dia bertahan di atas tiang dan tidak mau turun.
"Kami sudah berikan dia full harmness body yang diikat ke besi-besi tiang. Tujuannya untuk memberikan sarana keselamatan bila yang bersangkutan hilang kendali dan jatuh," imbuh Abdul.
Menurut Abdul, petugas sudah berupaya membujuk Agustinus untuk turun, namun ditolak. Dia juga tidak mengetahui bekal apa yang dibawa Agustinus untuk bertahan di atas tiang SUTET.
"Kita sudah mencoba merayu dengan berbagai cara, prinsipnya membujuk agar yang bersangkutan mau diselamatkan tapi dia menolak. Sejauh ini kami juga tidak tahu bekal apa yang dibawa dia untuk bertahan di atas," jelas Abdul.
Meski gagal mengevakuasi Agustinus malam ini, petugas akan kembali melanjutkan proses evakuasi pada Sabtu (19/8) besok.
"Evakuasi insyaallah akan kami lanjutkan besok. Tapi dengan melihat situasi dan kondisi di lapangan, kami juga diminta PLN untuk memonitor dan keadaan," sambungnya. (adf/bag)