DetikNews
Jumat 18 Agustus 2017, 21:20 WIB

SBY-Mega Bersalaman, Puan: Jauh di Mata Dekat di Hati

Ray Jordan - detikNews
SBY-Mega Bersalaman, Puan: Jauh di Mata Dekat di Hati SBY bersalaman dengan Megawati. Foto: Anung Anindito
FOKUS BERITA: Pasca Salaman SBY & Mega
Jakarta - Pertemuan antara Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri dengan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, disambut positif berbagai pihak. Putri dari Megawati, Puan Maharani, menganggap pertemuan itu sebagai momentum kerukunan.

"Sebenarnya kemarin itu kan hanya sebagai salah satu momentum bahwa kerukunan itu sangat penting untuk menjaga, dan dibuktikan oleh pemimpin bangsa yang masih punya pengaruh di republik ini," kata Puan di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (18/8/2017).

Puan yang juga Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ini menganggap pertemuan para mantan Presiden dan Wapres tak perlu terlalu sering. Namun perlu diingat bahwa semua memiliki tujuan yang sama untuk Indonesia.

"Namun saya berharap kalau tidak bisa selalu bersama, ya harus jauh di mata dekat di hati. Harus selalu yang disampaikan dan apapun yang dilakukan itu untuk Indonesia," kata Puan.

Menurut dia, para pemimpin sudah seharusnya memberi contoh. Pertemuan ini juga bukan berarti harus dimaknai secara politis.

"Ya dalam demokrasi politik ini kan bisa saja ada yang mengatakan bersama pemerintah atau tidak. Namun kami harapkan apapun yang menjadi instrospeksi atau evaluasi itu adalah hal-hal yang berkaitan untuk kesejahteraan rakyat," ungkap dia.

Selain sama-sama pernah menjadi Presiden RI, Megawati dan SBY merupakan ketua umum partai politik. Megawati adalah Ketum PDIP yang saat ini menjadi partai penguasa, sedangkan SBY adalah Ketum Partai Demokrat yang sebelumnya menjadi partai penguasa.
(jor/bag)
FOKUS BERITA: Pasca Salaman SBY & Mega
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed