Sambil Terisak, Agen First Travel Cerita ke DPR Dicaci Maki Jemaah

Sambil Terisak, Agen First Travel Cerita ke DPR Dicaci Maki Jemaah

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Jumat, 18 Agu 2017 17:18 WIB
Sambil Terisak, Agen First Travel Cerita ke DPR Dicaci Maki Jemaah
Sejumlah calon jemaah umrah dari agen First Travel mendatangi Komisi VIII DPR. (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Salah satu agen First Travel asal Depok, Hartati, menangis ketika mengadukan unek-uneknya ke Komisi VIII DPR. Setelah First Travel ditutup, dia mengaku mendapat caci maki dari jemaah yang dikoordinasinya.

"Ada 547 jemaah yang saya pegang, 45 orang berangkat Desember tahun lalu, terus menyusul 179 lagi, kekurangannya 323 jemaah yang belum berangkat. Problemnya yang belum berangkat ini semua menghujat saya mati-matian, saya dicaci maki," tutur Hartati sembari menangis di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (18/8/2017).


Menurutnya, 323 jemaah yang belum berangkat terus meminta uangnya dikembalikan. Dia tak bisa lagi berbuat apa-apa dan hanya menerima makian serta hujatan dari jemaah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebanyak 323 jemaah dikali Rp 14,3 juta, uang itu yang diminta pertanggungjawabannya dari mereka. Kata-kata yang tidak manusiawi, makian, dan hujatan terus ditujukan ke saya. Saya mengharapkan sebagai mewakili rakyat untuk membantu karena mereka tetap ingin diberangkatkan," isak Hartati.

Sambil Terisak, Agen First Travel Cerita ke DPR Dicaci Maki JemaahAgen First Travel dan calon jemaah mendatangi DPR. (Aditya Fajar/detikcom)

"Sudah 5 kali saya informasikan ke jemaah dan 5 kali juga janji itu di-reschedule. Tak ada kepastian kapan jemaah saya diberangkatkan," imbuhnya.

Sambil Terisak, Agen First Travel Cerita ke DPR Dicaci Maki JemaahAgen First Travel dan calon jemaah mendatangi DPR. (Aditya Fajar/detikcom)

Mendengar cerita Hartati, seluruh jemaah korban First Travel bergemuruh. Mereka berteriak, "First Travel pemberi harapan palsu".

"First Travel 'PHP', kami hanya ingin menunaikan ibadah yang sudah dijanjikan, Allahu akbar," teriak seluruh jemaah. (adf/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads