Senada dengan PKS, PPP Minta Pertemuan Pemimpin RI Digelar Rutin

Senada dengan PKS, PPP Minta Pertemuan Pemimpin RI Digelar Rutin

Aditya Mardiastuti - detikNews
Jumat, 18 Agu 2017 10:09 WIB
Senada dengan PKS, PPP Minta Pertemuan Pemimpin RI Digelar Rutin
Sekjen PPP Arsul Sani (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - PPP mendukung pertemuan yang mengumpulkan presiden Indonesia digelar rutin. Sehingga diharapkan para tokoh bangsa ini bisa membangun komunikasi yang cair dalam menyikapi isu nasional.

" PPP berharap Pak Jokowi dan Pak JK memperbanyak silaturahmi tokoh bangsa yang sesungguhnya juga telah dimulai sebelumnya," kata Sekjen PPP Arsul Sani, melalui pesan singkat, Kamis (17/8/2017) malam.

PPP juga mengapresiasi Jokowi yang bisa menginisiasi pertemuan para tokoh negara tersebut. Jokowi juga dinilai bisa memberikan warna silaturahmi yang baru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"PPP mengapresiasi Pemerintahan Jokowi-JK yang telah memberikan warna silaturahmi baru antar tokoh yang selama ini kita ketahui tidak mudah bertemu," katanya.



Arsul berharap momen silaturahmi itu tidak hilang begitu saja. Dengan adanya saling pengertian, menyikapi beda pandangan politik bisa lebih cair.

"Tentu yang diharapkan adalah momen silaturahmi tadi tidak hilang begitu saja, justru bisa menjadi pijakan membangun saling pengertian di tengah kemungkinan perbedaan pandangan politik dalam menyikapi beberapa isu nasional," harapnya.



Arsul juga ikut senang dengan pertemuan antara Megawati dan SBY di Istana Negara. Apalagi dengan senyum dan dalam momen hari kemerdekaan, keakraban itu makin terasa.

"Bertemunya Bu Megawati dan Pak SBY yang diawali dengan salaman yang hangat dan sunggingan senyum ceria melengkapi kebahagiaan seluruh elemen bangsa menyambut peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-72. Rasanya dari sisi silaturahmi nasional anak bangsa, peringatan kemerdekaan tahun ini mencatatkan banyak hal. Selain Bu Mega dan Pak SBY, kan juga hadir Pak Habibie, kemudian hadir sejumlah Wakil Presiden periode-periode sebelumnya, serta tokoh-tokoh senior bangsa ini," tutupnya. (ams/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads