DetikNews
Jumat 18 Agustus 2017, 05:54 WIB

Pertemuan SBY-Megawati, PDIP Puji Komunikasi Politik Jokowi

Aditya Mardiastuti - detikNews
Pertemuan SBY-Megawati, PDIP Puji Komunikasi Politik Jokowi Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno (Foto: Ari Saputra/detikcom)
FOKUS BERITA: Pasca Salaman SBY & Mega
Jakarta - Saat menghadiri perayaan kemerdekaan di Istana Merdeka, Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri dan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono kembali bertemu dan saling berjabat tangan. PDIP menyambut pertemuan kedua tokoh tersebut sebagai hadiah pesta kemerdekaan Indonesia ke-72.

"Ya tentu kita semua menyambut pertemuan tersebut dengan hati yang gembira. Ini menunjukkan bahwa kadar kenegarawanan dari presiden-presiden kita sangat mengagumkan," kata Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno saat berbincang melalui telepon, Kamis (17/8/2017) malam.

SBY-Megawati salaman di Istana MerdekaSBY-Megawati salaman di Istana Merdeka Foto: Anung Anindito


Hendrawan menyebut pertemuan kedua mantan presiden dan ketum parpol ini memberikan angin segar bagi demokrasi Indonesia. Pasalnya pertemuan SBY dan Megawati itu menunjukkan bahwa di tengah perbedaan masih ada titik temu demi membangun Indonesia.

"Ini tentu membangun optimisme kolektif bahwa di tengah perbedaan kita semua bisa bersatu untuk membangun kualitas demokrasi yang lebih baik. membangun peradaban bangsa yang lebih baik. Ini luar biasa, pesta kemerdekaan ke-72 ini membat kita semakin optimis, kita bisa maju menjadi bangsa yang besar," katanya.



Hendrawan juga memuji kemampuan Presiden Joko Widodo dalam berkomunikasi politik. Sehingga pada perayaan HUT ke-72 RI ini hampir seluruh pemimpin negara ini bertemu di Istana Merdeka menggunakan berbagai macam pakaian adat.

"Kita memberi apresiasi kepada Presiden Jokowi yang mampu membangun komunikasi politik yang cantik, semakin berkualitas. Jadi beliau memberi kredit poin, dari pertemuan-pertemuan hari ini apalagi sebelumnya kemarin beliau mengenakan pakaian adat, hari ini pakaian adat. Kita boleh beraneka tetapi kita satu jiwa," ucap Hendrawan.



(ams/ams)
FOKUS BERITA: Pasca Salaman SBY & Mega
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed