Lalu akan diapakan sepeda itu?
"Disimpan sampai anak cucu. Sesekali saja digowes biar awet," ucap Laoly ketika berbincang dengan detikcom, Kamis (17/8/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebetulnya baju perang ini. Sebetulnya lengkapnya ini, ada pedang di sini, ada tombak, satu perisai," kata Laoly di Istana.
Sebelumnya Laoly juga pernah pakai baju ini saat Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2017 lalu. Laoly merasa terhormat bisa mengenakan pakaian itu.
Baju yang dia kenakan itu adalah pemberian tokoh adat Nias. Laoly juga pernah mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan kerja ke Nias, Sumatera Utara.
Laoly pun mendapat sepeda dari Presiden Jokowi karena menang 'lomba' itu. Dia mengayuh sepeda itu di Halaman Istana Merdeka.
"Sepedanya nanti pasti kita pakai, sekalian olahraga, itu berharga, tidak bisa dijual itu, itu disimpan sampai anak cucu," kata dia.
(dhn/tor)











































