Upacara peringatan kemerdekaan RI yang diikuti 1.478 anggota Paskibra di Desa Sei Pancang, Sebatik, Kalimantan Utara memecahkan rekor MURI. Paskibra terdiri dari instansi pemerintah sipil, militer dan masyarakat.
Tapi ada juga 89 anggota Paskibra cilik yang ikut berpartisipasi. Mereka berbaris rapi dan tertib bertugas saat upacara, Kamis (17/8/2017).
Paskibra cilik ini menyanyikan yel-yel saat Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo turun dari podium upacara. Mereka terlihat semangat saat menyanyikan yel-yel yang dipimpin Kopda Marinir Yohanis.
Anggota Paskibra cilik Foto: Faieq Hidayat-detikcom |
Siswa SDN 1 Nunukan, Firman mengatakan sudah berlatih yel-yel dan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) selama 7 hari. Anggota Paskibra yang ikut upacara ini dipilih langsung oleh Kopda Marinir Yohanis.
"Sudah latihan 7 hari. Dipilih (anggota Paskibra) sama Bapak Marinir," kata Firman.
Anggota Paskibra cilik Foto: Faieq Hidayat-detikcom |
Sementara itu, Kopda Marinir Yohanis menjelaskan cara memilih anggota Paskibra cilik dengan melihat postur tinggi badan. Selain itu, harus ada keinginan kuat berlatih sebelum pelaksanaan upacara.
"Pertama kami lihat postur tubuh dulu, bukan karena tinggi tapi harus serasi dari segala usia dan tinggi rata-rata sama. Kemudian niat dulu, mereka tanpa bisa apa-apa, kami latih," kata Yohanis.
Yohanis mengaku membutuhkan waktu selama satu bulan untuk melatih para anggota Paskibra termasuk siswa SD hingga mahasiswa. Mereka diberikan materi PBB hingga ilmu kedisplinan.
"Materi PBB, kemudian kebanggaan akan Indonesia itu mental dan kedisplinan. Kami mendidik anak untuk cinta Indonesia, bikin bangga orang tua, daerahnya dan sekolahnya sampai Indonesia," katanya.
Meski begitu, Yohanis mengaku mengalami kesulitan saat melatih Paskibra cilik. Sebab, mereka yang berusia 7 tahun hingga 10 tahun lebih memilih bermain.
"Memang sulitnya mereka anak-anak lebih banyak bermain tapi dengan mental mereka bukan anak-anak lagi. Kita latih lebih dewasa, ada trik-trik yang kita lakukan, mereka harus dengan kode apa yang saya bilang mereka harus diam, mereka mengerti lah," ujar Yohanis.
Kopda Marinir Yohanis Foto: Faieq Hidayat-detikcom |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sambil tidur mereka nyanyi, dan sampai ke kamar mandi sehingga mereka hafal. Latihan pas mereka pulang sekolah agar tidak menganggu sekolah mereka," ujarnya.
(fai/fdn)











































Anggota Paskibra cilik Foto: Faieq Hidayat-detikcom
Anggota Paskibra cilik Foto: Faieq Hidayat-detikcom
Kopda Marinir Yohanis Foto: Faieq Hidayat-detikcom