Para peserta upacara terdiri dari pegawai PT ASDP Indonesia Ferry dan para penumpang tujuan Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Upacara dipimpin langsung oleh Direktur Pelayanan dan Fasilitas Christin Hutabarat.
Pengibaran bendera dilakukan tanpa tiang dan hanya dikerek dengan seutas tali yang dikaitkan di deck atas kapal. Upacara yang digelar tersebut berlangsung sederhana diiringi dengan hembusan angin laut Selat Sunda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya berharap agar pertambahan usia ini bukan hanya disikapi sekadar momentum semata. Tapi bersifat kontemplasi seiring dengan perusahaan kita, hendaknya mengisi semangat kemerdekaan ini mari kita tanamkan semangat kebersamaan dan gotong royoong untuk mencapai target yang telah direncanakan bersama," kata Christin saat membacakan amanat upacara di Selat Sunda, Kamis (17/8/2017).
Ia juga mengingatkan para karyawan untuk tetap berinovasi dan memaksimalkan layanan mengingat Pelabuhan Merak adalah lintasan tersibuk se Indonesia dalam hal penyeberangan.
"Terkait inoivasi dan peningkatan layanan, hal ini tidak akan berjalan tanpa ada dukungan karyawan. Tentunya target tersebut tidak akan berujung manis," tuturnya. (jbr/jbr)











































