Konsep Pendidikan Berkarakter Sudah Dikenalkan ke 1.596 Sekolah

Konsep Pendidikan Berkarakter Sudah Dikenalkan ke 1.596 Sekolah

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Kamis, 17 Agu 2017 02:05 WIB
Konsep Pendidikan Berkarakter Sudah Dikenalkan ke 1.596 Sekolah
Foto: Mendikbud Muhadjir Effendy (Dika-detikcom)
Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengembangkan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dalam rangka mewujudkan revolusi mental. Hingga bulan Juli 2017, Kemendikbud telah memperkenalkan konsep pendidikan karakter itu ke 1.596 sekolah.

"Sampai dengan Juli 2017, konsep dan modul penguatan pendidikan karakter telah disosialisasikan kepada 1.596 sekolah rintisan yang mencakup 1.892 kepala sekolah, 1.927 guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), 154 pengawas sekolah, serta 42 komite sekolah," ujar Mendikbud Muhadjir Effendy dalam keterangannya, Rabu (16/8/2017).

Muhadjir menerangkan PPK ini memuat lima nilai karakter utama. Semua itu dilakukan dalam rangka menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan yang akan dihadapi selanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terdapat lima nilai karakter utama yang menjadi prioritas dalam gerakan PPK, di antaranya religius, nasionalis, integritas, mandiri serta gotong royong. Melalui harmonisasi olah pikir, olah hati, olah rasa, serta olah raga dalam pendidikan nasional diharapkan dapat membantu generasi muda Indonesia menjawab tantangan abad ke-21 dan mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045," terangnya.

Selain itu, Muhadjir menilai guru menjadi sosok yang berperan penting dalam mewujudkan pendidikan karakter. Karena itu, dia berharap guru dapat memberikan teladan yang baik bagi setiap anak didiknya.

"Guru berperan penting dalam penguatan karakter. Keberadaan guru harus mampu memberikan teladan, inspirasi dan motivasi," tuturnya.

Muhadjir pun menjelaskan bahwa keberadaan PPK Ini tak akan mengubah kurikulum yang telah ada. Namun PPK ini sebagai sebuah upaya penguatan terhadap sistem yang telah ada agar siswa lebih aktif dalam belajar.

"PPK tidak mengubah kurikulum yang ada. Muatan pendidikan karakter dalam kurikulum 2013 dikuatkan melalui beragam pendekatan dan metode yang mendorong cara belajar siswa aktif, pemanfaatan sumber-sumber belajar lebih optimal, serta individualisasi peserta didik," ujarnya.

Sementara itu, dalam rangka menciptakan layanan pendidikan bagi setiap siswa di seluruh Indonesia, Kemendikbud telah merevitalisasi 49 sekolah dan membangun 114 sekolah garis depan (SGD) baru di berbagai titik. Pada bulan Agustus ini, Kemendikbud juga siap melepas sebanyak 6.296 guru garis depan (GGD) yang akan bertugas di 14 provinsi dan 93 kabupaten di Indonesia. (knv/rvk)


Berita Terkait