Polisi Muazin Aksi 212 Ini Jadi Danup Penurunan Bendera di Istana

Polisi Muazin Aksi 212 Ini Jadi Danup Penurunan Bendera di Istana

Rois Jajeli - detikNews
Rabu, 16 Agu 2017 19:51 WIB
Polisi Muazin Aksi 212 Ini Jadi Danup Penurunan Bendera di Istana
Foto: dok. Istimewa
Jakarta - Masih ingatkah dengan Indra Jafar, polisi yang mengenakan kopiah dan berkalung sorban menjadi muazin salat Jumat di aksi 212. Mantan Kapolresta Cirebon itu, sekarang dipercaya menjadi Komandan Upacara penurunan bendera di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2017.

"Alhamdulillah diberikan amanah sebagai Komandan Upacara penurunan Sang Merah Putih di Istana Merdeka. Mohon doa restunya agar diberikan kekuatan dan kelancaran dalam menjalankan amanah sebagai komandan upacara," ujar Kombes Pol Indra Jafar kepada detikcom melalui pesan whatsApp (WA), Rabu (16/8/2017).

Upacara bendera peringatan hari kemerdekaan ke 72 Republik Indonesia digelar di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2017. Masing-masing angkatan-dari TNI AD, TNI AL, TNI AU serta Polri, mengirimkan 2 perwira menengah berpangkat kolonel atau Komisaris Besar Polisi terbaiknya untuk diseleksi menjadi Komandan Upacara Pengibaran Sang Merah Putih, pada pagi hari. Serta upacara penurunan Sang Merah Putih pada sore hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabid Propam) Polda Jawa Timur ini menceritakan, untuk di tingkat Polri, ada 17 perwira menengah berpangkat Kombes Pol ikut seleksi menjadi komandan upacara. Dari hasil seleksi, hanya 2 pamen Polri yang dikirimkan ke seleksi tingkat pusat.

"Di tingkat pusat Kogartab I-sebagai panitia, bergabung TNI dan Polri tinggal 8 perwira menengah," tuturnya.

Arek Malang, Jawa Timur berdarah Manado dan Makassar ini bergabung bersama calon komandan upacara dari kesatuan masing-masing (TNI AD, TNI AL, TNI AU). Mereka digembleng bersama pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) nasional 2017 di Cibubur.

Setelah melakukan latihan tahap awal di Cibubur, beberapa hari menjelang upacara bendera peringatan HUT ke 72 RI, dilanjutkan gladi kotor dan gladi resik di Istana Merdeka.

"Semua yang terpilih di tingkat pusat adalah terbaik. Mohon doanya kepada seluruh masyarakat Indonesia, semoga pelaksanaan upacara pengibaran maupun penurunan sang Merah Putih dapat berjalan lancar," jelas Indra Jafar. (roi/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads