DetikNews
Rabu 16 Agustus 2017, 19:11 WIB

Ancam Mundur, Eggi: Sudah Dibully, Belum Dibayar Bos First Travel

Yulida Medistiara - detikNews
Ancam Mundur, Eggi: Sudah Dibully, Belum Dibayar Bos First Travel Foto: Bos First Travel, Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan. (Dok. Eggi Sudjana)
Jakarta - Eggi Sudjana mengundurkan diri sebagai kuasa hukum First Travel. Alasannya, dia menganggap Bos First Travel Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Desvitasari tidak jujur memberitahukan keberadaan uang yang dimiliki Andika.

"Sekarang kenapa saya mau mundur ini klien saya tidak mau jujur juga atau dengan lebih tepatnya menuduh orang. Tidak mau cerita di mana uangnya, dikemanakan saja uangnya itu. Saya sebagai lawyernya tidak diberitahukan itu bagaimana saya mau membela," kata Eggi di kediamannya, Kompleks Buncit Indah, Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (16/8/2017).

Eggi kecewa lantaran dia sebagai pengacara tidak mengetahui di mana aset kliennya. Padahal, informasi tersebut diperlukan untuk pembelaan.

"Kan untuk keperluan seperti itu saya perlu informasi dari klien langsung, nah sampai hari ini tidak dikasih. Saya tidak tahu. Saya nanya ntar sok ntar sok begini begono, cerita tanya sana tanya sini," kata Eggi.

Kata Eggi, Andika sempat menyuruh Eggi menanyakan langsung ke pengacara internal First Travel bernama Deski. Ia menyebut Deski mengetahui di mana uang tersebut karena Deski merupakan pengacara First Travel dari awal.

"Deski itu antara lain," ujarnya.

Ia merasa kesal karena kliennya tidak terbuka. Bahkan, Eggi merasa disuruh pasang badan menghadapi polisi dan media.

"Segala sesuatunya itu bisa terjadi. Sebab kalau benar-benar ia mau tanggung jawab, ngomong dong ke saya. Bang ini uangnya ada, tolong dong abang begini-begini. Itu enggak ada. Masa saya jadi padang badan di depan kalian," ujarnya.

Eggi mengaku malu karena sering di-bully membela First Travel yang menipu dan menggelapkan dana umrah. Dia mengaku hingga sekarang belum dibayar Andika.

"Bukan nggak dibayar. Belum dibayar. Secara profesional sudah di-bully banyak orang nggak dibayar. Buat apa," ujarnya.



(yld/idh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed