Patung Kartini di Monas Beraksara Asing, Faktanya Mengejutkan

Fitraya Ramadhanny - detikNews
Rabu, 16 Agu 2017 13:36 WIB
Patung RA Kartini beraksara asing di Monas (Afif Farhan/detikTravel)
Jakarta - Hati-hati provokasi. Beredar isu di forum-forum online tentang patung RA Kartini di Monas beraksara asing. Padahal, faktanya mengejutkan.

Isu patung RA Kartini beraksara asing diduga ingin memancing sentimen SARA. Faktanya memang patung tersebut memiliki tulisan kanji Jepang, tapi sama sekali bukan bentuk infiltrasi budaya asing.

Dalam penelusuran detikcom, Rabu (16/8/2017) Patung RA Kartini itu adalah pemberian dari Jepang sebagai lambang persahabatan dengan Indonesia. Patung ini diserahkan pada 20 Desember 2005 oleh Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Yutaka Himura kepada Gubernur Jakarta Sutiyoso.

Patung tersebut menggambarkan 3 pose Kartini yang berbeda yaitu sedang berjalan, menyusui, dan menari. Patung yang terbuat dari tembaga itu berdiri di lahan seluas 7x48 meter persegi, dengan tatakan patung berukuran 7x3,25 meter persegi.

Patung Kartini pertama setinggi 1,40 meter, sementara yang kedua setinggi 1,37 meter. Salah satu alasan patung tersebut ditaruh di sisi timur Monas, karena kawasan tersebut dikunjungi banyak warga dan wisatawan karena dekat dengan Stasiun Gambir.

Aksara kanji ini sepatutnya dimaknai sebagai kekaguman bangsa Jepang terhadap pahlawan Indonesia. Kita jangan mau kalah dengan Jepang untuk menghargai jasa RA Kartini. Nah, melihat hal-hal semacam ini, kita memang mesti panjang berpikir. (fay/tor)