Syamsir Bantah Dimarahi SBY

Kasus Munir

Syamsir Bantah Dimarahi SBY

- detikNews
Kamis, 12 Mei 2005 18:31 WIB
Jakarta - Tim Pencari Fakta (TPF) kasus Munir berkali-kali gagal memeriksa anggota Badan Intelijen Negara (BIN). Pemeriksaan baru berhasil setelah dilakukan MoU. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dikabarkan memarahi Kepala BIN Syamsir Siregar terkait kasus itu. Syamsir membantah kabar miring tersebut. "Siapa yang bilang? Kapan?" kata Syamsir menjawab konfirmasi wartawan tentang kabar SBY memarahinya. Hal itu disampaikan Syamsir usai mengikuti sidang kabinet di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (12/5/2005).Presiden, Rabu (11/5/2005) kemarin menyatakan tidak puas atas kerja TPF Munir. SBY memerintahkan seluruh pejabat dan instansi terkait untuk mendukung segala upaya TPF mengumpulkan keterangan mengenai kematian aktivis HAM Munir.Syamsir yang pernah menjadi tim sukses SBY saat Pilpres itu mengaku sudah melakukan pertemuan dengan Presiden kemarin. Menurutnya, dalam pertemuan itu Presiden tidak mempersoalkan hambatan pengungkapan kasus Munir. SBY, katanya, juga tidak menanyakan tentang sikap mantan Sekretaris BIN Nurhadi Djazuli yang sampai tiga kali menolak diperiksa TPF. Pertemuan dengan Presiden justru lebih banyak membicarakan kemajuan yang telah dicapai TPF. Maka itu Syamsir keberatan BIN disebut-sebut menghambat kerja TPF. "Tidak ada penilaian demikian. Tidak ada hambatan. Siapa bilang menghambat?" katanya. Tentang ketidakpuasan Presiden atas hasil kerja TPF, Syamsir menolak berkomentar. Dia meminta pernyataan tersebut ditanyakan kepada Sekretaris Kabinet (Seskab) Sudi Silalahi. (iy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads