DetikNews
Selasa 15 Agustus 2017, 18:44 WIB

Penjelasan Polisi Soal Pengendara yang Rusak Motornya Saat Ditilang

Nugroho Tri Laksono - detikNews
Penjelasan Polisi Soal Pengendara yang Rusak Motornya Saat Ditilang Foto: Motor yang dirusak dibawa polisi (Tri-detikcom)
Jakarta - Pengendara motor yang berboncengan ini mengamuk dan merusak motornya sendiri saat ditilang di Jalan D.I Panjaitan, Jakarta Timur. Polisi pun mengalami luka cakar di bagian tangan dan terkena sikutan pada bagian rahang.

"Dia tidak terima kita bawa motornya karena yang bersangkutan melanggar aturan yakni masuk jalur cepat, menyeberang di trotoar, TNKB mati 5 tahun dan tidak memiliki SIM," ujar Aiptu Muktiadi kepada detikcom di Kantor Satwil Lantas Jaktim, Selasa (15/8/2017).



Kejadian itu terjadi pada Senin (14/8) sekitar pukul 09.00 WIB. Dua anggota Satwil Lantas Jakarta Timur yakni Aiptu Muktiadi bersama Brigadir Mudestus Satria tengah melintasi Jalan D.I Panjaitan, Jakarta Timur usai melaksanakan pengamanan lalu lintas di Bandara Halim PK. Saat melintas dan hendak kembali ke kantor Satwil Lantas Kebon Nanas, dia melihat sepeda motor yang berboncengan melintas jalur cepat dan menyeberang trotoar dengan posisi yang sangat membahayakan dari arah Tanjung Priok menuju Cawang.



"Dia putar balik arah dengan meloncat trotoar, itu kan melanggar tentu membahayakan orang lain dan diri sendiri. Kita ambil tindakan tapi mereka itu tidak terima karena merasa benar," kata Muktiadi.

Selanjutnya pengendara motor yang berboncengan itu tertangkap basah tengah menyeberang di atas trotoar jalur cepat lalu diberhentikan dan dimintai kelengkapan suratnya. Namun setelah diperiksa, kata Muktiadi, pengendara itu tidak memiliki SIM sementara TNKB kendaraannya juga sudah mati 5 tahun.

"Tidak memiliki SIM, TNKB mati 5 tahun dan motornya juga enggak ada spionmya seperti motor bodong. Karena itulah kita berniat untuk membawa kendaraan ini dan kita minta pengendara untuk mengambil membawa kelengkapan suratnya seperti BPKB ke kantor, tapi dia menolak, dan motornya sendiri dirusak," imbuh Muktiadi.

Penjelasan Polisi Soal Pengendara yang Rusak Motornya Saat DitilangFoto: Tak Terima Ditilang, Pengendara Ini Rusak Motornya Sendiri (Tri-detikcom)


Namun saat hendak dibawa petugas, pengendara motor itu mencoba untuk menghalanginya dengan menarik bagian belakang motor. Tak hanya itu pengendara itu pun berusaha berontak, sampai akhirnya petugas terkena sikutan dari pengendara motor itu. Ulah pengendara itu tak sampai di situ, dia juga menendang hingga menginjak-injak motornya sendiri lantaran geram dengan petugas.

"Saya kena sikutan bagian lengan kanan, dan rahang sementara teman saya tangannya terkena cakaran pengendara itu. tapi kita berusaha sabar dan tidak terpancing emosi, karena kita ini menjalankan tugas," tuturnya.

Akhirnya motor Honda Astrea Grand dengan plat nomor B 6007 PEM itu dibawa petugas. Kini motor tersebut berada di kantor Satwil Lantas Jaktim dengan kondisi bagian samping yang rusak akibat ditendang dan diinjak oleh pemiliknya.

Penjelasan Polisi Soal Pengendara yang Rusak Motornya Saat DitilangFoto: Tak Terima Ditilang, Pengendara Ini Rusak Motornya Sendiri (Tri-detikcom)

(rvk/rvk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed