DetikNews
Selasa 15 Agustus 2017, 15:54 WIB

Kapolda Sebut Jaringan Narkoba di LP Kerobokan Terorganisasi

Prins David Saut - detikNews
Kapolda Sebut Jaringan Narkoba di LP Kerobokan Terorganisasi Kapolda Bali (Prins David Saut/detikcom)
Jakarta - Kapolda Bali Irjen Petrus R Golose menyatakan peredaran narkoba di dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kerobokan sebagai bentuk organized crime atau kejahatan terorganisasi. Terutama dengan adanya beberapa kasus narkoba di Denpasar yang dikelola oleh narapidana di dalam penjara.

"Narkoba di dalam lapas, sekarang, dengan melakukan operasi terhadap organized crime. Saya sudah bicara dengan Menteri Hukum dan HAM (Yasonna Laoly) dan itu dalam program kita," kata Petrus di kantornya, Jl WR Supratman, Denpasar, Bali, Selasa (15/8/2017).

Petrus menambahkan pembicaraan itu bermuara pada penindakan dan pencegahan terhadap organized crime berupa peredaran serta penyalahgunaan narkoba dari atau di LP Kerobokan. Penindakan dan pencegahan itu diutamakan dilakukan di luar LP Kerobokan.

"Dalam waktu dekat akan kita lakukan dengan menekan dari luar. Dari dalam pun operasi inspeksi mendadak terakhir hasilnya sangat minim (narkoba). Beda dengan tahun-tahun sebelumnya," ujar mantan deputi di Badan Nasional Penanggulangan Terorisme itu.

Jenderal bhayangkara bintang dua itu menegaskan tak akan menenggang organized crime apa pun, termasuk pungutan liar. Keterlibatan oknum aparat hukum dalam organized crime juga akan ditindak tanpa keistimewaan apa pun.

"Dengan operasi di luar (LP Kerobokan), saya tidak mentolerir organized crime kalau merusak masyarakat Bali. Sekali lagi, saya tidak akan tolerir," ucap Petrus.

Di lokasi yang sama, Kalapas Kerobokan Tonny Nainggolan menyatakan peredaran dan jaringan narkoba di dalam penjara sangat bergantung pada pengedar atau bandar di luar penjara. Karena itu, koordinasi antar-instansi yang berwenang akan terus dilakukan untuk meminimalkan masuknya narkoba.

"Karena lapas itu miniatur kehidupan di luar, yang pasti kita selalu koordinasi, penguatan internal untuk mencegah terjadinya beberapa kasus narkoba yang disebutkan dikendalikan atau didapat dari dalam lapas," kata Tonny.
(vid/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed