"Dari apa yang saya sampaikan sekarang ini, ini ajakan pembuka saya, sekali lagi, jangan menjadi manusia dan bangsa yang pesimistis yang cengeng mudah menyerah selalu mengeluh dan suka menyalahkan pihak lain," ujar SBY di Auditorium Utama LIPI lantai 2, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (15/8/2017).
SBY di LIPI (Vino/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau karakter negatif itu kita miliki kita tidak akan menjadi siapa-siapa dan Indonesia tidak akan ke mana-mana, tentu bukan itu Indonesia yang kita mimpikan secara bersama berkaitan dengan peringatan kemerdekaan Indonesia 70 tahun Indonesia merdeka. Saya yakin di negeri ini banyak yang melakukan refleksi kontemplasi dan sekaligus memikirkan masa depan proyeksi ke masa depan," katanya.
SBY lantas mengajak masyarakat Indonesia sama-sama berkontemplasi dalam peringatan hari kemerdekaan yang ke-72 ini. Setiap era dalam perjalanan bangsa ini harus menjadi pelajaran bagi perbaikan Indonesia ke depan.
"Sebaiknya kira membaca sejarah, we have to understand. Apa yang ada di mimpi pikiran para pendiri republik dulu kemudian berlanjut timeline dengan tonggak sejarah yang terjadi hingga kondisi saat ini. Bahkan melihat kondisi ke depan," terangnya. (knv/rvk)











































SBY di LIPI (Vino/detikcom)