Mantan Dirut Pertamina Diperiksa KPK Soal Penjualan Tanker

Mantan Dirut Pertamina Diperiksa KPK Soal Penjualan Tanker

- detikNews
Kamis, 12 Mei 2005 17:54 WIB
Jakarta - Selama tujuh jam diperiksa KPK, mantan Dirut Pertamina Baihaki Hakim diberondong pertanyaan mengenai penjualan kapal tanker VLCC.Baihaki diperiksa di Kantor KPK, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (12/5/2005) sejak pukul 10.00 WIB hingga 16.15 WIB."Sepuluh pertanyaan yang diajukan. Pokoknya hal-hal yang saya ketahui selama memimpin Pertamina yang berkaitan dengan pengadaan kapal tanker VLCC yang dijual oleh direksi Pertamina pengganti saya," ungkap Baihaki.Dia menjelaskan pembelian tanker VLCC untuk kepentingan Pertamina, kendala operasi, dan alasan ekonomis. Pembelian tanker dinilainya menguntungkan Pertamina."Pokoknya don't put your eggs in one basket (jangan letakkan telur-telurmu dalam satu keranjang saja). Kalau semua Anda sewa, Anda rawan kehandalan. Jadi bukan hanya VLCC saja, tetapi juga membangun depo untuk ekspansi dan investasi jangka panjang," paparnya.Apakah pembelian tanker VLCC masuk dalam bisnis Pertamina? "Pembelian ini di luar bisnis Pertamina. Saya nggak mau memperdebatkan," tangkis Baihaki.Dia juga mengaku kecewa atas pembatalan proyek tanker tersebut. Apalagi proyek itu sebenarnya sudah hampir jadi."Sebagai pemrakarsa, saya kecewa. Tanker pertama sudah diresmikan Mega, namun dibatalkan sebulan setelah diresmikan. Cash flow berkaitan dengan subsudi BBM 2004 yang prognosis menguntungkan," kata Baihaki. (aan/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads