Wasekjen PPP Achmad Baidowi (Awiek) mengatakan Pilkada Jatim merupakan target kemenangan partainya. Oleh karenanya, dia mengatakan langkah menemui ulama di Madura sebagai bentuk kehati-hatian sekaligus strategi pemenangan partai.
"PPP berhati-hati dalam menentukan pilihan. Salah satunya meminta masukan atau serap aspirasi dari ulama dan kader PPP. Senin (14/8), ketum PPP Romahurmuziy bersama saya menghadiri silaturahmi kader PPP se-Madura di Ponpes Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan," ujar Awiek dalam keterangannya, Selasa (15/8/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ponpes tersebut dipimpin KH Muhammad Syamsul Arifin yang juga Wakil Ketua Majelis Syariah DPP PPP. Konsolidasi tersebut untuk persiapan Pilkada Jatim dan tiga Pilkada di Madura," sambungnya.
Awiek menyebut jumlah pemilih di Madura sekitar 4 juta sehingga cukup signifikan untuk mendulang suara. Sebanyak 4 juta orang tersebut akan diajak untuk memenangkan calon yang diusung PPP di Pilgub Jatim mendatang.
"Dalam pertemuan tersebut DPP mengajak kader untuk bisa aktif memenangkan calon yang diusung PPP dalam Pilkada. PPP juga menunggu masukan salah satunya dari para ulama Madura terkait figur yang mau diusung," pungkas Awiek.
Seperti diketahui, hingga saat ini PPP masih belum memutuskan siapa yang akan didukungnya. Dalam beberapa kesempatan, PPP memang menyuarakan mendukung Khofifah di Pilgub Jatim. Meski begitu, PPP belum menutup kemungkinan akan mendukung Gus Ipul yang juga sudah dipastikan diusung oleh PKB. (gbr/elz)











































