ADVERTISEMENT

Gedung DPR Diklaim Miring, PPP: Harus Diaudit Penilai Independen

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Selasa, 15 Agu 2017 11:59 WIB
Arsul Sani/Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta - Rencana pembangunan gedung baru DPR menuai kontroversi, terlebih karena alasan gedung lama yang kondisinya diklaim miring 7 derajat. PPP meminta kontroversi tersebut segera diakhiri.

Sekjen PPP Arsul Sani mengatakan dia punya saran agar kontroversi pembangunan gedung baru ini bisa segera berakhir. Menurutnya, harus ada penilai independen yang mengaudit kondisi gedung lama yang disebut miring.

"Sebaiknya DPR menunjuk penilai independen bidang konstruksi yang mengaudit keadaan gedung saat ini, termasuk beban dan kelayakan rasio antara jumlah orang yang berkantor di dalam gedung, berkunjung, dan lain-lain setiap harinya," ujar Arsul dalam keterangannya, Selasa (15/8/2017).

"(Audit juga dilakukan di) Berbagai aspek kelayakan dan keamanan gedung lainnya berdasarkan standar gedung yang layak," imbuh dia.

Menurut Arsul, hasil audit tersebut dapat dipakai sebagai acuan sebelum memutuskan apakah jadi DPR membangun gedung baru. Rencana pembangunan gedung baru harus dipikirkan matang-matang.

"Hasil audit dan rekomendasi penilai independen bidang konstruksi itulah yang sebaiknya dipergunakan sebagai rujukan pengambilan keputusan terkait dengan pembangunan dan renovasi gedung DPR," pungkas Arsul. (gbr/fjp)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT