"Kami ingin mulai upacara dari tingkat RW, kelurahan, kecamatan, sampai dengan tingkat kota. Kami sudah kirim surat agar dilaksanakan imbauan tersebut," kata Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (15/8/2017).
Djarot ingin upacara juga dilaksanakan sebagai wadah untuk mempererat warga. Dia berharap, setelah upacara tersebut, diselenggarakan lomba-lomba untuk menambah semarak hari kemerdekaan. "Tujuannya karena banyak sekali RW supaya membangkitkan semangat di masing-masing RW sehingga habis upacara bisa diramaikan dengan berbagai perlombaan," jelasnya.
Djarot memperbolehkan penggunaan kantor-kantor pemerintah sebagai tempat upacara. Dia juga membebaskan penggunaan RPTRA untuk upacara itu. "Tempatnya terserah, bisa di kantor pemerintahan terdekat masing-masing. Di RPTRA, kalau memang tidak ada tempat lain ya nggak apa-apa, tapi tetap menjaga ketertiban," tuturnya.
Djarot menilai semarak peringatan HUT RI telah tampak di beberapa wilayah di Jakarta. Dia mengatakan sebagian besar masyarakat Jakarta masih mempunyai rasa nasionalisme yang tinggi. "Saya senang karena saya masuk ke kampung-kampung kemarin hari Sabtu dan Minggu sudah nuansa Merah Putih di Jakarta. Artinya, warga Jakarta itu di dadanya Merah Putih," katanya. (fdu/aan)











































