Kapolres Rohil AKBP Hendri Posma Lubis mengungkapkan hal itu dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Selasa (15/8/2017). Posma menjelaskan penangkapan ini dilakukan Densus 88, Senin (14/8), pukul 16.30 WIB. Terduga jaringan teroris ini ditangkap Jl Bahagia, Kelurahan Bagan Timur, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rohil.
"Terduga pelaku teroris diamankan ke Mako Polsek Bangko dan dilakukan penggeledahan badan. Dari pelaku diamankan tas warna hitam yang di dalamnya berisikan sejumlah faktor pembelian barang elektronik," kata Posma.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk dilakukan penggeledahan di rumah disaksikan ketua RT. Juga disaksikan istri terduga," kata Posma.
Penggeledahan dilakukan di kamar tidur dan seisi rumah. Dari hasil penggeledahan, ditemukan flashdisk dan sejumlah kartu ATM.
"Selanjutnya pelaku terduga teroris dan barang bukti diamankan tim Densus. Dari Rohil terduga teroris di bawa ke Pekanbaru. Selama giat berlangsung, situasi dalam keadaan aman," tutur Posma.
Penangkapan teroris dan penggeledahan di Riau (Polresta Pekanbaru) |
Densus Geledah Rumah di Pekanbaru
Seusai penangkapan di Rohil, Densus 88 melakukan pengembangan kasus ke rumah kontrakan AP di Pekanbaru. Di sana polisi melakukan penggeledahan dan membawa sejumlah barang.
Menurut Waka Polresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi, tim Densus 88 menggeledah rumah kontrakan AP di Perum Merpati Sakti, Simpang Baru, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.
Penggeledahan tersebut, kata Edy, dipimpin langsung AKBP Tejo dari Densus 88 dan dibantu personel Polresta Pekanbaru."Penggeledahan juga disaksikan ketua RT setempat," kata Edy.
Dari hasil penggeledahan, kata Edy, ditemukan 2 laptop, beberapa keping CD, 7 buku tabungan, samurai, dan beberapa lembar tulisan tentang alur rencana kerja.
"Penggeledahan tersebut berakhir pukul 18.30 WIB dan selamat giat berlangsung aman terkendali," tutup Edy. (cha/rvk)












































Penangkapan teroris dan penggeledahan di Riau (Polresta Pekanbaru)