Sindir PKS soal Duet Deddy-Syaikhu, Gerindra: Kok Seperti Jubir?

Pilgub Jabar 2018

Sindir PKS soal Duet Deddy-Syaikhu, Gerindra: Kok Seperti Jubir?

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Senin, 14 Agu 2017 22:20 WIB
Sindir PKS soal Duet Deddy-Syaikhu, Gerindra: Kok Seperti Jubir?
Ketua DPD Gerindra Jabar Mulyadi (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta - DPD Gerindra Jawa Barat tidak terima dengan pernyataan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid yang mengatakan duet Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu untuk Pilgub Jabar telah direstui Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Gerindra Jabar menyindir PKS yang bertindak layaknya juru bicara.

"Harusnya yang bicara yang mewakili Gerindra itu adalah pengurus yang berwenang. Kenapa PKS jadi jubir Gerindra?" kata Ketua DPD Gerindra Jabar Mulyadi kepada wartawan, Senin (14/8/2017).

Mulyadi lantas mengungkit kembali hasil pertemuan Gerindra Jabar dengan Prabowo di Hambalang beberapa waktu lalu. Ada tujuh sikap yang merupakan perintah langsung Prabowo ke Gerindra Jabar, salah satunya soal belum adanya calon yang resmi diusung Gerindra untuk Pilgub Jabar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

(Baca juga: PKS Klaim Prabowo Restui Duet Deddy Mizwar-Syaikhu di Pilgub Jabar)

"Tujuh sikap itu adalah perintah langsung Pak Prabowo kepada saya untuk disampaikan ke kader di Jabar dan masyarakat. Kalau Pak Prabowo yang sampaikan (duet Deddy-Syaikhu resmi) atau pihak pengurus yang diberi mandat ketum, saya fatsun," jelas Mulyadi.

Lebih lanjut, dia mengatakan duet Deddy-Syaikhu ibarat peribahasa jauh panggang dari api. Artinya, duet tersebut masih harapan yang belum jadi kenyataan.

"Masalahnya saya yang ditunjuk langsung oleh Pak Prabowo menjadi juru bicara nasional khusus untuk Pilkada seluruh Indonesia, tentu termasuk Jabar. Beliau sampaikan belum ada keputusan dan kesepakatan dengan kandidat dan partai manapun. Makanya saya bilang kandidat Demiz dan Ahmad Syaikhu itu peluangnya 1 persen," sebut Mulyadi.

Sebelumnya, Hidayat mengatakan duet Deddy-Syaikhu telah disetujui PKS dan Gerindra. Dia mengklaim Prabowo telah menerima pengusungan pasangan tersebut.

"Dengan Pak Prabowo sudah selesai untuk Demiz dan Syaikhu itu sudah tinggal konsolidasi ke dalam di masing-masingnya. Kita untuk di Jawa Barat akan berkoalisi, modal dasarnya Gerindra-PKS lebih dari persyaratan yang diperlukan," kata Hidayat hari ini. (gbr/dkp)


Berita Terkait