DetikNews
Senin 14 Agustus 2017, 18:00 WIB

Jaksa KPK Putar Rekaman Pemeriksaan Miryam Haryani

Aditya Mardiastuti - detikNews
Jaksa KPK Putar Rekaman Pemeriksaan Miryam Haryani Sidang lanjutan terdakwa Miryam S Haryani di Pengadilan Tipikor, Senin (14/8/2017) Foto: Aditya Mardiastuti-detikcom
Jakarta - Terdakwa pemberi keterangan palsu Miryam S Haryani mengaku ditekan penyidik saat menjalani proses pemeriksaan di KPK. Di persidangan, jaksa KPK memutar sejumlah rekaman proses pemeriksaan Miryam terkait tudingan Miryam.

Rekaman video diputar saat sidang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (14/8/2017). Ada sejumlah potongan rekaman video yang diambil dari beberapa kali proses pemeriksaan.

Salah satu rekaman video menunjukkan Miryam bersama dua orang penyidik KPK salah satunya Novel Baswedan. Miryam tampak memakai baju batik.


 Sidang lanjutan terdakwa Miryam S Haryani di Pengadilan Tipikor, Senin (14/8/2017) Sidang lanjutan terdakwa Miryam S Haryani di Pengadilan Tipikor, Senin (14/8/2017) Foto: Aditya Mardiastuti-detikcom


Terdengar sedikit percakapan tentang 7 orang kemudian Novel berpesan jangan takut ke Miryam. Dalam video terdengar Miryam bertanya soal independensi KPK, setelahnya terdengar suara tawa.

"Boleh nggak saya tanya (tawa) KPK independen nggak sih? Setiap anggota DPR punya 'masalah' selalu dipanggil komisi III diingetin gua ngasih tahu sampai diajarin di komisi III-nya nanti Miryam ruangannya kecil, yang nyidik nanyanya bolak-balik terus pasti nanti ditinggal. Saya kan ngebayang Pak," kata Miryam di rekaman tersebut.

"Pas itu nanti ditanya bolak-balik, balik lagi tuh. Itu tuh apa yang ditanya jangan ngaku salah, jangan ngaku," sambung Miryam dalam rekaman itu.

Dalam beberapa rekaman video juga terlihat Miryam menggunakan gerakan tangan untuk memberikan penekanan. Ada juga rekaman di mana Miryam duduk berhadapan dengan Novel di ruangan yang berbeda.

Terdengar suara tawa dan Novel membahas soal film. "Film, drama nggak jelas asal usulnya," ujar Novel sambil tertawa.

Di rekaman lain juga terlihat Miryam memainkan kalkulator. Penyidik menyebut saat itu Miryam menerangkan pembagian uang ke rekan-rekannya di DPR.

"Angkanya benar sehingga angka yang dihitung saksi ditunjukkan ke penyidik. Kemudian penyidik tuangkan dalam BAP," ucap Irwan.

 Sidang lanjutan terdakwa Miryam S Haryani di Pengadilan Tipikor, Senin (14/8/2017) Sidang lanjutan terdakwa Miryam S Haryani di Pengadilan Tipikor, Senin (14/8/2017) Foto: Aditya Mardiastuti-detikcom


Di rekaman lain hanya terdengar suara dan terlihat ada makanan dan kopi serta air mineral. Saksi menyebut jika selama proses pemeriksaan Miryam diizinkan makan dan minum.

"Makanan saksi bawa sendiri. Minuman kopi-teh kami yang sediakan. Jika tidak berkenan ya tidak apa-apa," kata Irwan.

Keduanya juga mengamini jika selama proses pemeriksana berlangsung cair. Miryam sendiri tanpa ditanya sudah memberikan keterangan.

"Beliau tanpa ditanya sudah menjawab. Mengalir," kata Damanik.

Jaksa kemudian bertanya ada tidaknya pencabutan keterangan oleh Miryam pada 4 kali pemeriksaan. Irwan menyebut Miryam saat itu hanya melakukan revisi.

"Keterangan beliau tidak dicabut hanya direvisi. Intinya secara narasi tetap. Hanya saja beberapa yang oleh saksi diingat kemudian ditanyakan kondisinya bagaimana saat itu kemudian perubahan keterangan (coretan di BAP) itu disita penyidik," paparnya.
(ams/fdn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed