Kali Ini, Gus Dur 'No Comment'
Kamis, 12 Mei 2005 15:25 WIB
Jakarta - Jarang-jarang Gus Dur menolak berkomentar. Setiap pertanyaan wartawan, biasanya selalu dijawab dengan gaya khasnya. Tapi, saat ditanya soal keluarnya surat Depkum dan HAM yang mengakui PKB Alwi Shihab, Gus Dur kok memilih 'no comment'. "Tanya sama penasihat hukum saja," kata politisi bernama lengkap KH Abdurrahman Wahid ini kepada wartawan. Ketua Dewan Syuro DPP PKB hasil Muktamar II Semarang ini ditemui wartawan seusai menjadi pembicara di workshop 'Running A Successful Political Campaign' yang diselenggarakan oleh Young Liberals and Democrats on Asia di Hotel Jogjakarta Plaza Jl Gejayan, Kamis (12/5/2005). Tapi, saat ditanya tentang hal lain yang terkait Alwi Shihab dan Saifullah Yusuf, Gus Dur masih bersedia menjawabnya, meski singkat. "Wong Munas aja, ya munas. Ya biar saja," kata Gus Dur saat dimintai tanggapan tentang rencana Alwi menggelar Munas Alim Ulama di Kediri akhir Mei ini. Sanksi apa yang akan dijatuhkan kepada Alwi? Gus Dur mengatakan, sanksi akan diberikan setelah melihat persoalan lebih dulu. "Itu nanti, lihat persoalannya, apakah melanggar Anggaran Dasar apa enggak," tegas dia.Sementara itu dalam ceramahnya, Gus Dur mengatakan, PKB diharapkan menjadi sebuah partai yang modern di masa depan yang dapat diterima oleh banyak pihak serta menjadi pelopor demokrasi. Namun hal itu tidak mudah dilakukan. Apalagi, saat ini masih banyak tantangan baik dari internal maupun eksternal. Termasuk soal Alwi ya Gus?
(asy/)











































