Paskibraka Pembawa Baki Diumumkan 2 Jam Sebelum Upacara HUT RI Ke-72

Paskibraka Pembawa Baki Diumumkan 2 Jam Sebelum Upacara HUT RI Ke-72

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Senin, 14 Agu 2017 12:15 WIB
Paskibraka Pembawa Baki Diumumkan 2 Jam Sebelum Upacara HUT RI Ke-72
Foto: Hasan Alhabshy/detikcom
Jakarta - Menjadi anggota Paskibraka HUT RI ke-72 merupakan sesuatu yang membanggakan peserta dan orang tuanya. Tak jarang orang tua berharap posisi tertentu untuk anaknya saat mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Istana Merdeka.

Posisi yang diharapkan tersebut bisa saja pembawa baki untuk bendera hingga pembentang bendera. Pengisi posisi-posisi itu akan ditentukan oleh pelatih sebelum pelaksanaan upacara HUT RI.

"Kalau untuk saat sekarang saya belum (menentukan), kalau untuk penentuannya nanti seperti yang tahun lalu saya laksanakan, mungkin menjelang pengibaran malam hari, ataupun 2 jam sebelumnya, baru kami serahkan ke pimpinan," ujar pelatih Paskibraka HUT RI ke-72, Mayor Suswan, di Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PPPON), Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (10/8/2017).
Paskibraka Pembawa Baki Diumumkan 2 Jam Sebelum Upacara HUT RI ke-72Anggota Paskibraka HUT RI ke-72 tengah menjalani latihan. (Hasan Alhabshy/detikcom)

Suswan mengatakan pihaknya memilih berdasarkan penilaian peserta sejak awal latihan. "Dari hasil pertama sampai terakhir sesuai dengan nilai terakhir baru saya tambahkan," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setiap kali latihan, peserta digilir untuk merasakan dan berlatih di semua posisi di Paskibraka. Suswan melihat masih banyak koreksi kepada peserta Paskibraka tahun ini. Di antaranya gerakan pada saat pengibaran.

"Tentunya ada perbedaan karena kemarin masih banyak koreksi-koreksi gerakan yang mungkin pada saat pengibaran kurang sempurna, kemudian pada saat penurunan juga kurang sempurna, begitu juga pembawaan baki kurang sempurna. Makanya saya mantapkan," imbuhnya.

Pemantapan terus dilakukan hingga menjelang geladi kotor, yang akan dilakukan di Istana Merdeka. Suswan menegaskan, ketika anak binaannya telah tiba di Istana, tidak ada lagi latihan.

"Sampai geladi kotor kami laksanakan di Istana Merdeka, khusus di sini (pemantapan). Kalau di Istana sudah tidak ada lagi saya latihan, hanya geladi kotor geladi bersih," pungkasnya. (nvl/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads