US$ 40 Juta untuk Atasi Polio
Menkes: Masyarakat Jangan Panik
Kamis, 12 Mei 2005 13:52 WIB
Jakarta - Jumlah pasien penyakit polio terus bertambah. Meski begitu, Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari meminta masyarakat tidak panik. Pemerintah telah menganggarkan US$ 40 juta untuk mengatasi penyakit itu. "Masyarakat jangan panik. Kita tetap memberikan penerangan kepada masyarakat. Masyarakat harus tahu bagaimana porses penyebarannya agar jangan sampai ke mana-mana dan hanya di Sukabumi saja," kata Menkes.Hal itu disampaikan Siti Fadillah Supari usai sidang pengujian UU no 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional di Mahkamah Konstitusi (MK), Jl. Medan Merdeka Barat no 7, Jakarta Pusat, Kamis (12/5/2005).Pemerintah menganggarkan US$ 40 juta untuk menanggulangi penyakit tersebut. Dana itu merupakan gabungan yang diperoleh dari APBN dan dana sumbangan sejumlah negara. "AS dan Australia masing-masing menyumbang US$ 1 juta," kata Fadillah. Depkes mencatat penderita polio di Sukabumi, Jawa Barat kembali bertambah 2 orang. Dengan demikian jumlah penderita penyakit itu menjadi 6 orang. Meski penderita bertambah, Menkes memastikan penyebaran virus tersebut masih bisa dikendalikan. Menkes lantas mengingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) agar berperan aktif menanggulangi polio di daerahnya. Penanggulangan penyebaran penyakit polio, katanya, merupakan tanggung jawab pemerintah daerah. "Tidak hanya pusat. Pemda juga harus proaktif dan selalu kontak dengan Presiden," tegasnya.Sementara untuk penanggulangan polio, akan didirikan posyandu dan psikoterapi bagi penderita yang terkena polio. Menkes kemudian mengimbau media massa agar tidak menakut-nakuti masyarakat dengan berita polio yang tidak benar. "Harus diselidiki dulu apa benar mereka terinfeksi polio sebelum memunculkannya ke depan publik," kata Menkes.
(iy/)











































