Saling Hujat, Mahathir Tuding Anwar Telah Memfitnahnya

Saling Hujat, Mahathir Tuding Anwar Telah Memfitnahnya

- detikNews
Kamis, 12 Mei 2005 13:10 WIB
Jakarta - Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad dan bekas wakilnya, Anwar Ibrahim tampaknya akan terus seperti anjing dan kucing. Kedua figur ternama negeri jiran itu terus berseteru dan tak henti-hentinya saling hujat.Mahathir kini menuding bahwa Anwar telah memfitnahnya dalam sebuah wawancara di jaringan BBC belum lama ini. "Dia bilang ke seluruh dunia bahwa saya korup. Dia juga bikin tuduhan-tuduhan lain," cetus Mahathir kepada koran lokal Berita Harian dan dilansir kantor berita AFP, Kamis (12/5/2005).Mahathir memecat Anwar pada tahun 1998 silam. Anwar kemudian dipenjara atas tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dan sodomi. Politikus karismatik itu dibebaskan pada September 2004 lalu setelah pengadilan mengabulkan permohonan bandingnya atas kasus sodomi."Jika orang ingin mengetahui siapa yang menusuk dari belakang, dialah orangnya," tukas Mahathir sengit. Menurut mantan penguasa Malaysia itu, dirinyalah yang membuat Anwar menjadi orang penting."Saya membesarkan dia dan membolehkan dia masuk UMNO (partai berkuasa Malaysia). Dia menjadi deputi presiden, kemudian deputi perdana menteri. Saya berikan dia berbagai jabatan, tapi dia masih saja memfitnah saya," kata Mahathir sewot.Pekan lalu, dalam wawancara yang ditayangkan BBC, Anwar mencetuskan bahwa dirinya dipecat karena Mahathir takut pada dirinya. "Dia (Anwar) bilang saya tidak mau dia menggantikan saya karena saya telah melakukan banyak kejahatan dan takut dia akan mengambil tindakan terhadap saya jika dia menjadi PM," ujar Mahathir mengutip ucapan Anwar.Mahathir juga mengecam tudingan Anwar bahwa dirinya punya 70 persen saham di stasiun televisi swasta lokal, TV3. "Itu fitnah. Saya hanya punya sekitar 200 saham di Malaysian Tobacco, yang saya beli sebelum menjadi PM. Cuma itu milik saya," tegas Mahathir yang pensiun pada Oktober 2003 lalu setelah 22 tahun berkuasa. (ita/)


Berita Terkait