Presiden Jokowi: Kalau Masyarakat Ingin Sekolah 5 Hari ya Silakan

Presiden Jokowi: Kalau Masyarakat Ingin Sekolah 5 Hari ya Silakan

Ray Jordan - detikNews
Minggu, 13 Agu 2017 12:27 WIB
Presiden Jokowi di Jember (Foto: Yakub Mulyono/detikcom)
Jember - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan tidak ada keharusan sekolah menjalankan kebijakan sekolah 5 hari selama 8 jam. Dia mempersilakan sekolah yang tidak menjalankan kebijakan itu, untuk tetap seperti biasa.

"Perlu saya sampaikan, perlu saya tegaskan lagi bahwa tidak ada keharusan untuk 5 hari sekolah. Jadi tidak ada keharusan full day school. Supaya diketahui," kata Jokowi saat ditemui di SMPN 7, Jember, Jawa Timur, Minggu (13/8/2017).


Jokowi mengatakan, bagi sekolah yang selama ini menjalankan proses belajar selama 6 hari dalam seminggu, tidak perlu harus mengubah ke 5 hari. Begitu juga sebaliknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang selama ini 6 hari silakan lanjutkan. Tidak perlu berubah sampai 5 hari. Yang sudah 5 hari dan itu kalau memang diinginkan oleh semua pihak ya silakan diteruskan. Kalau diinginkan oleh masyarakat dan ulama silakan," kata Jokowi.


Jokowi mengatakan saat ini dia tengah menggodok Peraturan Presiden (Perpres) yang akan mengatur tentang sistem sekolah pendidikan karakter tersebut.

"Jadi Perpres sedang kami godok dengan pak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nanti selesai akan kita umumkan," katanya. (jor/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads