DetikNews
Minggu 13 Agustus 2017, 03:05 WIB

Laporan Dari Madinah

Ada Penyedia Katering yang Ditegur karena Sajikan Makanan Basi

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Ada Penyedia Katering yang Ditegur karena Sajikan Makanan Basi Foto: Kepala Daerah Kerja Madinah, Amin Handoyo. (Triono/detikcom).
Madinah - Layanan katering untuk jemaah haji Indonesia di Madinah belum memuaskan. Dari 13 perusahaan, ada yang tepergok menyajikan makanan basi. Perusahaan tersebut diberi peringatan.

"Hampir semua dapat teguran. Terutama soal gramasi (proporsi protein, kalori, sayur, dan buah). Ada juga yang menyajikan makanan basi," kata Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah, Amin Handoyo, di kantor Urusan Haji Daker Madinah, Sabtu (12/8/2017).

Amin tak menyebut nama perusahaan yang menyajikan makanan basi tersebut dan lokasi distribusi serta tanggal kejadiannya. Saat itu juga, perusahaan mengganti makanan basi dengan nasi Arab.

Soal makanan basi, masalah sudah teratasi. Meski demikian, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menegur perusahaan itu. Harapannya, segera ada perbaikan. Jika masih melanggar, maka perusahaan tersebut akan ditegur hingga 2 kali lagi sebelum diberi sanksi.


"Sanksinya bisa sampai pemutusan kontrak," kata Amin yang merupakan lulusan Universitas Al Azhar Kairo Mesir ini.

PPIH sangat ketat mengawasi katering. Makanan dicek sebelum didistribusikan ke jemaah. Bahkan tim khusus juga disiapkan memantau dapur penyedia katering. Dari situ lah diketahui ada makanan yang gramasi-nya kurang dan basi.

"Ya ternyata mayoritas (perusahaan) profit oriented," tuturnya.


Jemaah haji Indonesia di Madinah dilayani 13 perusahaan katering. Para perusahaan dikontrak untuk satu musim haji. Makan pagi berupa roti, makan siang dan malam berupa nasi dan lauk serta buah.

Jemaah haji gelombang pertama mulai menempati hotel sekitar Nabawi sejak Jumat (27/7). Pemberangkatan dari Tanah Air berakhir hari ini, Sabtu (12/8). Selanjutnya gelombang kedua jemaah mendarat di Jeddah.

Di tengah proses itu, jemaah di Madinah digeser ke Mekah secara bergelombang. Seluruh jemaah akan berkumpul pada puncak haji di Padang Arafah akhir Agustus.
(try/elz)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed