DetikNews
Sabtu 12 Agustus 2017, 22:48 WIB

Haru, Santri Puteri ini Tak Kuat Menahan Tangis Saat Bertemu Jokowi

Ray Jordan - detikNews
Haru, Santri Puteri ini Tak Kuat Menahan Tangis Saat Bertemu Jokowi Foto: Presiden Jokowi di Ponpes Al Amien, Jember. (Ray Jordan/detikcom).
Jember - Presiden Joko Widodo menyambangi Pondok Pesantren Al Amien, Jember, Jawa Timur. Kedatangannya membuat meriah suasana ponpes, namun ada juga yang menangis.

Jokowi tiba di Ponpes Al Amien, Jl K Masduqi, Dusun Kebonsari, Desa Sabrang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Sabtu (12/8/2017), tak lama setelah azan Magrib berkumandang. Setelah disambut pimpinan ponpes, Jokowi dan rombongan langsung menunaikan ibadah salat Magrib berjemaah.

Usai salat, Jokowi duduk bersama pimpinan Ponpes Al Amien KH Imam Ghazali, Gubernur Jawa Timur Sukarwo, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Bupati Jember Faida. Mereka duduk bersila di teras masjid, menghadap ke para santri yang berkumpul di bawah tenda. Dalam sambutannya, Jokowi menyampaikan tentang keberagaman Indonesia yang harus tetap terjaga.

"Tidak ada negara mana pun di dunia ini yang penduduknya beragam dan majemuk seperti Indonesia. Enggak ada. Ini semua adalah anugerah Allah SWT yang diberikan kepada kita. Sudah jadi takdir Allah yang harus kita rawat bersama. Jangan sampai di antara kita ada gesekan, saling ejek, mencemooh, enggak boleh," kata Jokowi.

Jokowi kemudian meminta kepada santri untuk menjawab pertanyaan darinya. Mata Jokowi tertuju ke bagian paling belakang, tempat santri puteri berkumpul.

"Itu, maju, yang saya tunjuk," kata Jokowi.

Seorang santri puteri yang ditunjuk Jokowi itu maju. Dengan langkah ragu, perlahan dia tiba di hadapan Jokowi sambil telapak tangan kanannya menutup separuh bagian mukanya. Santri tersebut menangis sesenggukan.

Haru, Santri Puteri ini Tak Kuat Menahan Tangis Saat Bertemu JokowiFoto: Presiden Jokowi di Ponpes Al Amien, Jember. (Ray Jordan/detikcom).

Sementara itu, Jokowi juga meminta salah satu santri putera yang dia tunjuk untuk maju. Santri putera itu berdiri di sebelah kiri Jokowo, sedangkan yang puteri berdiri di sebelah kanan Presiden.

"Sekarang dikenalkan dulu, nggak usah nangis, saya nanti juga ikut nangis lagi," kata Jokowi dengan canda.

"Dikenalkan dulu, biar tenang. Sudah bisa bicara?" tambah Jokowi.


Santri yang mengenakan jilbab putih itu kemudian melepas tangan dari dari mulutnya. Sambil tersengguk, dia memperkenalkan namanya.

"Perkenalkan, nama saya Listia Sari Hanani," ucapnya.

"Panggilannya?" tanya Jokowi.

"Panggil saja Tia," jawabnya.

Jokowi kemudian meminta Tia menjawab pertanyaan darinya, yakni menyebutkan 7 nama suku yang ada di Indonesia.

"Jawa, Madura, Batak, Sunda, Dayak, Betawi, Bone," jawab Tia satu-satu.

"Ya benar. Pak Kiai, ini santrinya pintar-pintar semua," ujar Jokowi.

Haru, Santri Puteri ini Tak Kuat Menahan Tangis Saat Bertemu JokowiFoto: Presiden Jokowi di Ponpes Al Amien, Jember. (Ray Jordan/detikcom).

Usai menjawab dan mendapat pujian dari Jokowi, Tia kembali menangis haru.

Jokowi kemudian beralih ke santri putera yang berdiri di sebelah kirinya. Santri tersebut bernama Ahmad Hainun Najib. Jokowi meminta Najib menyebutkan 7 pulau di Indonesia.

"Kalimantan, Jawa, Bali, Madura, Papua, Maluku, Sulawesi," kata Najib dengan lancar.

"Silakan sepedanya diambil satu-satu," kata Jokowi.

Tia kembali menangis saat diminta untuk mengambil sepeda. Dia lantas menyalami dan mencium tangan Jokowi. Tepuk tangan bergemuruh di tengah acara itu.
(jor/elz)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed