DetikNews
Sabtu 12 Agustus 2017, 14:49 WIB

Densus Geledah Ruko Tempat Bertemu DG dengan Teroris Kampung Melayu

Wisma Saputra - detikNews
Densus Geledah Ruko Tempat Bertemu DG dengan Teroris Kampung Melayu Foto: Densus geledah ruko di Sumedang (Wisma-detikcom)
Sumedang - Usai menggeledah rumah terduga teroris, inisial DG alias O, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 dan Polda Jabar menyambangi ruko pria tersebut di kawasan Kabupaten Sumedang, Jabar. Ruko itu disebut-sebut sempat digunakan DG untuk pertemuan bersama sejumlah jaringan Jamaaah Ansor Daulah (JAD) yang terlebih dahulu ditangkap Densus 88, termasuk dengan dua pelaku teror Kampung Melayu, Jakarta.



Pantauan detikcom, Sabtu (12/8/2017), sekitar pukul 11.50 WIB, Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polda Jabar memasang garis polisi di ruko yang berada di Kampung Munggang, Desa Mekargalih, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Di lokasi ini personel Densus melaksanakan penggeledahan.

"Tempat ini diduga digunakan DG alias O untuk melakukan pertemuan setelah menggelar pengajian di Yayasan As-Syakir As-Sunnah di Cileunyi Wetan," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus di lokasi penggeledahan.

Densus Geledah Ruko Tempat Bertemu DG dengan Teroris Kampung MelayuFoto: Densus geledah ruko di Sumedang (Wisma-detikcom)


Pada penggeledahan yang dilakukan selama satu jam atau pukul 11.50 WIB-12.40 WIB, polisi menyita dokumen JAD milik DG. Personel Densus tidak menemukan bahan peledak

Ruko tersebut merupakan milik keluarga DG. Keluarga tidak mengetahui jika ruko tersebut digunakan DG menggelar pertemuan bersama terduga teroris lainnya.

"Tempat ini milik kakak kandungnya sendiri, dia tidak mengetahui kegiatan yang dilakukan DG. Selain itu, ruko ini juga digunakan DG kerja yang sehari-harinya menjual madu dan obat herbal," tutur Yusri.




Setelah menggeledah ruko milik kakak kandung DG, polisi melanjutkan aktivitas serupa di toko obat herbal dikelola DG yang lokasinya berada di seberang ruko tersebut. Penggeledahan berlangsung selama 20 menit. Di toko obat herbal ini polisi membawa barang bukti sejumlah buku dan hardisk milik DG.

Dari hasil penggeledahan di tiga tempat tersebut, polisi perlu mendalami penyelidikan. DG sudah diboyong polisi ke Mapolda Jabar.

"Kami masih melakukan pengembangan dan pengejaran pelaku lainnya," ujar Yusri.
(bbn/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed