Bikin Panik Gedung Putih, 2 Awak Pesawat Ditahan

Bikin Panik Gedung Putih, 2 Awak Pesawat Ditahan

- detikNews
Kamis, 12 Mei 2005 11:01 WIB
Jakarta - Dua orang ditahan aparat setelah sempat menimbulkan kepanikan di Gedung Putih dan gedung Capitol AS. Keduanya menerbangkan pesawat kecil yang memasuki wilayah terlarang di Washington sehingga membuat aparat keamanan memerintahkan pengosongan dua simbol negara adikuasa itu.Kedua awak pesawat itu diamankan dan diinterogasi pihak berwenang di bandara Maryland, tempat pesawat itu dipaksa mendarat. Sebelumnya jet-jet tempur AS dengan cepat dikerahkan untuk mencegat pesawat itu dan mengawalnya ke bandara tersebut.Insiden ini diyakini sebagai kesalahan pilot semata. "Ini tampaknya hanya kesalahan pilot," ujar Kepala Kepolisian Capitol Terrance W. Gainer seperti diberitakan kantor berita Associated Press, Kamis (12/5/2005).Menurut keluarga dan teman kedua orang itu, pesawat Cessna itu tengah dalam perjalanan menuju arena pameran dirgantara di Lumberton, North Carolina. Pesawat yang menembus zona terlarang itu diterbangkan oleh Jim Sheaffer bersama rekannya, Troy Martin.Insiden itu sudah pasti sempat menimbulkan kehebohan di Washington, yang pernah menjadi target serangan teroris pada 11 September 2001 lalu.Saat kejadian, Presiden George W Bush sedang tidak berada di Gedung Putih. Ia tengah bersepeda di Pusat Riset Fauna Patuxent, di dekat Beltsville, Maryland. Wapres Dick Cheney, ibu negara Laura Bush dan mantan ibu negara Nancy Reagan yang berada di sana, langsung dibawa ke tempat yang lebih aman.Para pemimpin kongres yang tengah berada di gedung Capitol juga diperintahkan untuk meninggalkan gedung. Level ancaman teror di Gedung Putih juga sempat dinaikkan ke level merah, atau level tertinggi selama beberapa menit.Kepanikan serupa juga terjadi di gedung Departemen Keuangan dan Kejaksaan Agung. Aparat sempat memerintahkan pengosongan gedung tersebut. Namun beberapa menit kemudian setelah keadaan dinyatakan aman, orang-orang dibolehkan kembali ke gedung. (ita/)


Berita Terkait