Eks Pimpinan KPK Minta Anies-Sandi dan Keluarganya Jauhi Korupsi

Eks Pimpinan KPK Minta Anies-Sandi dan Keluarganya Jauhi Korupsi

Denita BR Matondang - detikNews
Jumat, 11 Agu 2017 17:59 WIB
Eks Pimpinan KPK Minta Anies-Sandi dan Keluarganya Jauhi Korupsi
Anies-Sandi (Foto: Rengga Sancaya-detikcom)
Jakarta - Mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto meminta Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan keluarganya tidak terlibat tindak pidana korupsi. Bambang menilai, banyak pejabat daerah ditangkap KPK bahkan keluarganya ikut terseret.

"Pihak keluarga memang tidak disentuh, tidak diberi pemahaman. Kemampuan penetrasi koruptor begitu canggih, harus diantisipasi. Keluarga bisa mendapat masalah karena tidak tahu, karena lalai. Mudah-mudahan bukan karena kesengajaan, ini salah bentuk defence, antisipasi potensi terjadinya tindak pidana korupsi dengan mempengaruhi keluarga," kata Bambang saat membuka sosialisasi program anti gratifikasi KPK kepada Anies-Sandi di Hotel Grand Kemang, Jalan Kemang Raya, Jumat (11/08/2017).

Menurutnya modus tindak pidana korupsi saat ini tidak saja berhubungan dengan pejabat pemerintah seperti kepala daerah. Keluarga mulai dari istri, anak, hingga saudara sepupu juga dapat terlibat korupsi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bahkan sebagian sekarang sudah tertangkap itu keluarga istri dan suami pejabat, suaminya pejabat, istrinya juga kena, ini cuma menyangkut kepala daerah ya, ada lima sampai tujuh kepala daerah yang kena, pembagiannya juga rapi, bapaknya lagi kerja, istrinya menerima duit," ujarnya.

Bambang mencontohkan kasus penangkapan Mantan Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho bersama istri keduanya, Evy Susanti. Keduanya terjerat kasus suap hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara di Medan.

Selain itu Bambang juga mencontohkan kasus suap Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti dan Istrinya Lily Martiani Maddari. Keduanya terlibat korupsi dua proyek peningkatan jalan di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Ada juga kasus korupsi pengadaan Alquran yang melibatkan Zulkarnaen Djabar dan putranya, Dendy Prasetya Zulkarnaen.

"Dengan begitu keluarga berbasis terkecil dari sistem unit negara ini betul diperkuat dan memahami betul Bagaimana mengembangkan anti korupsi , tukas Bambang

Ke depan, Bambang juga ingin Anies- Sandi dapat memuat program anti korupsi ini menyasar ke sejumlah keluarga pejabat di DKI Jakarta. (nvl/rvk)


Berita Terkait