Hari Hak Asasi Manusia
Jumat 11 Agustus 2017, 17:33 WIB

Tilap Uang Jemaah Rp 19 Miliar, Bos Travel Ini Ternyata Residivis

Andi Saputra - detikNews
Tilap Uang Jemaah Rp 19 Miliar, Bos Travel Ini Ternyata Residivis Ilustrasi (dok.detikcom)
Jakarta - M Nassa dihukum 17 tahun penjara dari 3 putusan atas 3 dakwaan. Salah satu yang memberatkan adalah Nassa ternyata seorang residivis.

"Terdakwa seorang residivis dengan perbuatan yang sama dan dihukum selama 3 tahun dan 6 bulan penjara," kata majelis PN Jakpus, sebagaimana dikutip detikcom dari website Mahkamah Agung (MA), Jumat (11/8/2017).

Setelah keluar dari penjara, Nassa kembali mengulangi perbuatannya dan akhirnya dihukum lagi. Tiga perkara itu adalah:

1. Dihukum 11 tahun penjara
Perkara pertama, Nassa mengantongi nomor 1641/PID.B/2014/PN JKT.PST dan dihukum 11 tahun penjara. Ia dinyatakan bersalah melakukan penipuan dan pencucian uang.

"Perbuatan terdakwa merugikan orang lain, Terdakwa tidak merasa bersalah, Terdakwa sudah menikmati hasilnya dan Terdakwa tidak ada niat untuk mengembalikan kerugian korban," kata majelis PN Jakpus yang terdiri dari Badrun Zaini, Heru Prakoso, dan Kisworo.

Vonis itu dikuatkan di tingkat banding dan kasasi. Majelis kasasi terdiri dari Salman Luthan, Sumardjiatmo, dan Margono.

2. Dihukum 3 tahun penjara
Nassa kembali duduk di kursi pesakitan dengan nomor perkara 576/PID.B/2015/PN JKT.PST. Ia didakwa kembali untuk kasus penipuan dengan korban lain. Nassa dihukum 3 tahun penjara.

3. Dihukum 3 tahun penjara
Lagi-lagi, Nassa harus duduk kembali di kursi pesakitan dengan nomor perkara 1201/PID.B/2015/PN JKT.PST. Tak perlu waktu lama bagi PN Jakpus untuk mengadili kasus tersebut. Nassa dihukum lagi selama 3 tahun penjara.

Sebagaimana diketahui, Nassa mengakui sebagian dana umrah yang terkumpul sepanjang 2012-2014 dipakai buat hidup mewahnya. Dari Rp 48 miliar dana yang terkumpul, hanya setengahnya yang digunakan untuk memberangkatkan calon jemaah umrah. Sisanya, ia gunakan untuk:

1. Membeli Marcedes-Benz bernomor polisi B-18-HS.
2. Membeli Toyota Avanza dengan uang muka Rp 50 juta.
3. Membeli Suzuki Ertiga dengan uang muka Rp 45 juta.
4. Biaya umrah dengan istri sebesar Rp 30 juta.
5. Membeli rumah di Villa Mutiara Gading, Bekasi.
6. Sewa apartemen sebesar Rp 28 juta per bulan.
7. Membayar utang.

Perjalanan umrah yang ditawarkan ada dua paket. Pertama, Rp 12,5-17 juta untuk paket reguler; dan kedua, Rp 10,5 juta untuk paket swadaya. Yang berminat bisa membayar dengan cara mencicil. Kantornya yang berada di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, membuat para calon jemaah semakin percaya.
(asp/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed