Teroris yang Diciduk di Serpong Galang Dana Secara Personal

Teroris yang Diciduk di Serpong Galang Dana Secara Personal

Audrey Santoso - detikNews
Jumat, 11 Agu 2017 16:54 WIB
Teroris yang Diciduk di Serpong Galang Dana Secara Personal
Penampakan rumah teroris Serpong (Aditya Fajar Indrawan/detikcom)
Jakarta - Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul menjelaskan terduga teroris S menggalang dana dengan cara melakukan pendekatan personal atau diistilahkan Martinus sebagai person to person. Dana tersebut diduga untuk membiayai dan memberikan bekal uang kepada orang-orang yang hendak ke Suriah dan Filipina.

"Yang dilakukan adalah mengajak orang untuk berbagi dananya, kemudian mengirimkan kepada orang-orang atau membekali yang berangkat dengan uang dari dana itu," kata Martinus di gedung Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (11/8/2017).

Martinus menjelaskan lebih lanjut S mendatangi para calon donatur, lalu berupaya menanamkan paham radikal. Kemudian, setelah calon donatur berhasil didekati, lanjut Martinus, S meminta calon donatur menyumbangkan uang mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang dilakukan person to person, mendatangi orang-orang, melakukan upaya-upaya radikal dan mengajak menjadi bagian dari yang kita sebut adalah kelompok-kelompok radikal," ujar Martinus.

"Mereka minta sumbangan, mengumpulkan dan memberangkatkan mereka yang mau ke Filipina dan Suriah, di mana itu tujuan aksi-aksi terorisme," sambung dia.

S ditangkap polisi di kompleks rumahnya, Melia Grove, Paku Jaya, Serpong, Tangerang Selatan, sekitar pukul 06.30 WIB. Dia ditangkap saat hendak mengantar anaknya ke sekolah.

Polisi lalu menggeledah rumah S dan menyita barang bukti sebanyak 4 boks. Sedangkan S beserta istri dan seorang anaknya dibawa ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, untuk diperiksa. (aud/rvk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads