"Ancaman terorisme merupakan ancaman yang nyata, serangan terorisme di Marawi menjadi wake up call bagi kita yang perlu direspons dengan segera," ujar Jokowi di Sekretariat ASEAN, Jl Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (11/8/2017).
Jokowi mengajak negara-negara di ASEAN sama-sama memerangi terorisme. Dia lalu menyebutkan bentuk kerja sama untuk memerangi terorisme di Marawi seperti yang dilakukan Indonesia, Filipina, dan Malaysia pada 22 Juni 2017.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi yakin terorisme bisa dilawan jika negara-negara ASEAN bekerja sama. Tak hanya terorisme, kejahatan lintas batas lainnya juga harus diperangi dengan bekerja bersama.
"Saya yakin dengan kerja sama yang lebih erat, lebih kuat, kita bersama-sama akan mampu melawan ancaman terorisme di kawasan ini," ungkap Jokowi. (bag/aan)











































